Tahap 1 : Business Review Analysis, apa masalah yang dialami bagi UKM?

business analysisKetika melakukan business review dan analysis bagi UKM dalam rangka program peningkatan dan produktifitas bisnis, ternyata tidak berbeda dengan yang dialami usaha besar. Ada sisi kekuatan dan sisi kekurangan UKM dalam menjalankan bisnis, yang ternyata bila bisa dikombinasikan dengan baik keunggulan tersebut tentunya bisa memberikan efek siginifikan bagi performa bisnis.

Business Review dan Analysis bagi UKM melihat tiga fungsi utama dalam organisasi yaitu : Fungsi Pemasaran/Marketing, Fungsi  Internal Business Prosess dan fungsi  kapabilitas SDM. Fungsi Finansial belum jadi aspek utama, karena UKM ini bukanlah bisnis yang membutuhkan financing atau leveraging dalam menjalankan bisnisnya. Pemasaran dan kapasitas produksi/jasa merupakan hal terpenting, karena disinilah hidup atau matinya usaha ditentukan.  Analisis pada pengelolaan finansial lebih diutamakan pada aspek kedisiplinan dalam pengelolaan arus kas pada bisnis, agar diketahui seberapa rapi pembukuan atau pengelolaan arus kas yang dijalankan.

Menariknya, saat melakukan analisis bidang pemasaran melalui metode 8P dari Chen, ternyata UKM perbaikan jasa/service notebook ini cukup mumpuni dalam aspek pemasaran modern. Sudah menggunakan jalur digital marketing, social media maupun channel dunia maya dalam aspek pemasaran. Dibantu dengan tenaga marketing khusus sosial media, UKM ini mudah dilacak dengan keywords ” Service Notebook terpercaya di depok”, maka pencarian akan mengerucut ke no 1. Selain itu, keaktifan di forum terbesar di Indonesia, yaitu kaskus sangat membantu keberadaan pemasaran usaha ini. Keberadaan anak-anak muda dalam pengelolaan bisnis ini, yang terbiasa aktif di dunia sosial media, menjadi ciri khas sebagian besar UKM yang dikelola anak muda.  Boleh dibilang, permintaan akan jasa service cukup besar, dan excess demand cukup tinggi. Dari sisi pemasaran, terlihat bahwa memang pengguna jasa kebanyakan (>60%) dari mahasiswa, sisanya berasal dari professional karyawan, ibu rumah tangga dan perkantoran.

Berangkat dari analisis pemasaran, maka beralih ke fungsi bisnis proses internal atau kapabilitas produksi/jasa. Disini baru terlihat, ada kondisi saat ini yang masih belum bisa memenuhi demand yang ada. Beberapa aspek kelemahan ada dalam pencatatan arus kas atau Cashflow Management,  kapabilitas kemampuan untuk perbaikan service notebook yang belum merata dari semua crew / staff karyawan, sistem order input/output SKU , Penataan layout / display / optimasi penanganan produk/notebook untuk perbaikan serta proses lainnya.  Disinilah aspek pembenahan akan menyita porsi terbesar dalam 3-4 bulan ke depan. Dengan fokus proses bisnis pada dua hal yaitu : perawatan/maintenance dan perbaikan/service mati total, maka kapabilitas usaha ini sangat tergantung dua indikator kinerja bisnis proses tersebut.

Aspek SDM juga merupakan hal penting dalam pembenahan, terkait peningkatan kinerja, produktifitas maupun kemampuan SDM terutama terjadi ketika pemilik bisnis/owner tidak berada di tempat. Ditemukan competency gap antara Senior Staff dan Staff lainnya, sehingga kapabilitas tidak merata. Hal ini akan menjadi fokus pembenahan bagi UKM ke depan.

Apa yang bisa ditarik dari business review dan analysis bagi UKM ini? ternyata problem bisnis yang dihadapi relatif tidak berbeda dengan organisasi/bisnis besar. Masalah kompetensi SDM, produktifitas tenaga kerja, kapabilitas internal bisnis proses merupakan hal umum bagi bisnis. Namun, ada keunggulan tersendiri bagi UKM,yaitu ketiadaan birokrasi atau hambatan prosedural. Ini biasa dialami bisnis atau organisasi besar, tapi hampir tidak ditemukan pada UKM, karena jalur komunikasi yang lancar serta hampir tidak ada lapisan organisasi. Keunggulan inilah yang menyebabkan UKM mudah bergerak, adaptif, fleksibel terhadap pergerakan atau perubahan lingkungan.  Dengan demikian, eksekusi di level strategis maupun operasional boleh dibilang bisa dijalankan secara parallel, bersamaan, dan tanpa perlu penyelarasan.

References yang digunakan :

Chen C-Y. 2006. The comparison of structure differences between internet marketing and traditional marketing. International Journal of Management and Enterprise Development, No: 3 Vol (4), page : 397–417.

David, Fred.R. 2011. Strategic Management : Concepts & Cases. Pearson Education, Prentice Hall Publishing. USA.

Rangkuti. 2004. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

serta references lainnya.

3 pemikiran pada “Tahap 1 : Business Review Analysis, apa masalah yang dialami bagi UKM?

  1. Ping balik: Training Quality Indonesia-Konsultan ISO 9001-Konsultan Advance quality-Pelatihan Mutu | Kami lembaga Training Quality dan Konsultasi ISO untuk implementasi sertifikasi mutu dan kualitas produk maupun jasa

  2. Ping balik: Tahap 2 Implementasi business improvement UKM, inilah hasilnya (1) | ilmu SDM

  3. Ping balik: Saat peluang tidak digarap dengan optimal | ilmu SDM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s