Siapa Tokoh Dunia Paling Berpengaruh di Tahun 2014?

PertarunganSiapakah tokoh yang paling berpengaruh di tahun 2014 ini. Sulit menentukannya, karena ada beberapa yang menarik perhatian penulis. Beberapa tokoh pemimpin dunia dalam kancahnya di dunia, bisa memberi warna berbeda diantaranya Pemimpin Turki,  Recep Tayip Erdogan, Presiden Mesir yang digulingkan Moh. Mursy, namun pada akhirnya tokoh berpengaruh tahun 2014 sepertinya pantas disematkan kepada pemimpin Daulah Islam Iraq dan Syam, yaitu Abu Bakar Al Baghdady.

Siapa beliau, mengapa bisa-bisanya menjadi tokoh pilihan penulis di tahun 2014. Berikut adalah alasannya.

Bulan Desember 2013, majalah Time menobatkan pemimpin ISIS ini sebagai “Dark Star Rise” kebangkitan kelompok Alqaeda di wilayah Timur Tengah, yang dimusuhi habis-habisan oleh Amerika. Berawal dari perjuangan di Iraq,  ketika menjadi pucuk pimpinan Daulah Islam Iraq tahun 2010, kini beliau meluaskan wilayah ke Suriah dan menjadi Daulah Islam Iraq dan Syam atau ISIS (Islamic State of Iraq and Sham)/ ISIL (Islamic State of Iraq and Leviant) pada April 2013. ISIS sekarang menjelma menjadi salah satu kelompok pejuang paling kuat di Suriah, bersama JN (Jabhat al Nusrah) pimpinan Muhammad Al Jaulani, yang sebenarnya juga merupakan ‘saudara’ dari Daulah Islam Iraq, tapi memiliki perbedaan fokus strategi politik. Sehingga boleh dibilang ISIS/ISIL dan JN adalah saudara dari rahim sama yang melahirkan mereka.

abu bakar al baghdadyBerbeda dengan kelompok pejuang di Suriah lainnya, dibawah kepemimpinan Abu Bakar al Baghdadi, ISIS sangat terorganisir dalam menjalankan wilayah yang telah dikuasai. Bersama kelompok pejuang mujahidin lainnya, sekitar 70% wilayah telah dikuasai dan disana mereka berupaya menjalankan roda pemerintahan seperti layaknya negara dengan membentuk mahkamah pengadilan syariat, pengaturan instalasi infrastruktur listrik dan energi,  maupun pelayanan umum sosial lainnya. Tak heran, keberhasilan ISIS dalam menjalankan program tersebut, menimbulkan fitnah di antara kelompok pejuang lainnya, karena memang sebagian besar pejuang ISIS berasal dari kaum pendatang di Suriah maupun Iraq.

Pergerakan dan perkembangan cepat dari ISIS, baik di wilayah Suriah maupun Iraq, dimana sekarang (jan 2014) mereka sudah menguasai hampir seluruh propinsi barat Iraq Al Anbar, tidak lain karena mereka berhasil mengikat , berkolaborasi dan berjuang erat dengan para suku maupun kabilah di wilayah dimana mereka berada.  Kolaborasi ini membuat pemerintahan Syiah Iraq PM Nuri Al Maliki kewalahan. Sampai-sampai pemerintahan Iraq perlu bantuan dari AS, yang nota bene juga sudah berkurang pengaruhnya di dunia arab, akibat krisis dan utang yang membesar karena aksi perangnya di wilayah Teluk maupun Afghanistan, maupun sikap politik AS sendiri. Termasuk persaingan perdagangan dengan Cina, sehingga konsentrasi AS terpecah, tidak bisa lagi menjadi ‘Polisi Dunia’ berdasarkan perdamaian versi AS sendiri.

Dari tulisan sebelumnya mengenai konflik suriah, memang wilayah tersebut akan menjadi titik awal konflik global dan pertarungan dalam ranah politik, ekonomi, sistem, ideologi maupun geografi. Konflik yang awalnya hanya di Suriah dan penulis prediksikan tahun lalu akan merembet ke wilayah lainnya (Iraq, Yordania, Lebanon, pendudukan israel), sekarang telah terbukti. Wilayah Iraq dan Lebanon adalah wilayah yang akan menjadi ‘pertarungan’ berikutnya setelah rezim Suriah yang didukung Iran dan Hizbullat itu runtuh.  Sebagian wilayah barat Iraq di propinsi Al Anbar sudah dikuasai ISIS. Peran ISIS bersama saudaranya, JN akan semakin membesar dalam pusaran pertarungan konflik regional tersebut.

Apakah ini merupakan tanda akan munculnya kekuatan baru dalam kancah politik global. Wallahu alam. Sepertinya kita dalam waktu dekat akan menyaksikan pergeseran kekuatan global di dunia. Puluhan ribu pejuang islam atau mujahidin dari seluruh dunia (Eropa, Amerika, Asia, Afrika) yang ikut bertempur di Suriah untuk melawan penindasan Rezim Suriah bisa menjadi bukti akan hal tersebut. Belum pernah terjadi sebelumnya, sebuah rezim pemerintahan negara, harus ‘bertempur’ dengan rakyatnya sendiri yang didukung ribuan pejuang dari berbagai negara.

Konflik regional dan global yang akan terjadi, tampaknya akan mengerucut menjadi tiga kekuatan besar. Blok Emerging Country (China, Rusia dan Country Emerging Market di BRIC), Kekuatan Kapitalis (Amerika, Israel dan Sekutu Eropa Barat), selanjutnya kekuatan baru di timur tengah, yaitu Daulah Islam, sebagaimana cita-cita dari Abu Bakar Al Baghdady. Pastinya, cap ‘teroris’ sudah ada di kepala Amir Daulah Islam Iraq dan Syam ini oleh Amerika dan Media mainstream. Padahal, mereka bertempur di wilayah Timur Tengah, bukan di Amerika. Suatu kejanggalan yang biasa di’nisbatkan’ oleh pemerintah Amerika dan Media terhadap pihak yang tidak sepaham ideologinya.

Ya mungkin ini alasannya mengapa Time menjuluki pemimpin ISIS sebagai  “Dark Star Rise”  dengan perumpamaan Bintang Gelap, karena akan ‘melumatkan’ dan ‘memakan’ sistem, kondisi, politik, ekonomi, ideologi kacau seperti demokrasi, kapitalis, sosialis, sekuler yang tidak pernah terbukti bisa memakmurkan maupun mensejahterakan penduduk di muka bumi ini. Justru ketimpangan sosial, kelaparan, kehancuran, perubahan iklim, krisis ekonomi, konflik dan rusaknya moral akhlak manusia, karena menggunakan sistem buatan sendiri dalam menentukan kehidupannya.

Biografi Abu Bakar Al Baghdady:

Lahir : Samarra, Iraq tahun 1971. Keturunan Bani Quraisy, dengan silsilah: ‘Urmusy Ibnu Ali Ibnu ‘Ied Ibnu Badriy Ibnu Badruddien Ibnu Khalil Ibnu Husen Ibnu Abdillah Ibnu Ibrahim Al Awwaah Ibnu Asy Syarif Yahya ‘Izzuddien Ibnu Asy Syarif Basyir Ibnu Majid Ibnu ‘Athiyyah Ibnu Ya’la Ibnu Duwaid Ibnu Majid Ibnu Abdirrahman Ibnu Qasim Ibnu Asy Syarif Idris Ibnu Ja’far Azzakiy Ibnu ‘Ali Al Hadiy Ibnu Muhammad Al Jawwad Ibnu Ali Ar Ridla Ibnu Musa Al Kadhim Ibnu Ja’far Ash Shadiq Ibnu Muhammad Al Baqir Ibnu Ali Zainal ‘Abidien Ibnu Al Husen putra Ali Ibnu Abi Thalib dan Fathimah Binti Muhammad Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

Pendidikan :  Master dan Doktor (PhD) di bidang Studi Islam di Islamic University of Baghdad.  Professor dalam bidang Studi Islam. Hafiz Quran dengan 10 Sanad.

Pengalaman :  Penjara Camp Bucca semasa Invasi  pendudukan AS di Iraq, Hakim Syariah di wilayah Fallujah, Iraq.  Pembebasan kaum muslimin di penjara Abu Gharib, 2013.

References :

Aryn Baker. 2013. Alqaeda Dark Star Rises- How Abu Bakr Al-Baghdadi Become the most powerful Terrorist. Time Magazine

Wikipedia. 2014. Dikutip dari situs Wikipedia : http://en.wikipedia.org/wiki/Abu_Bakr_al-Baghdadi

Shoutussalam. 2013. Dikutip dari situs shoutussalam, http://shoutussalam.com/2013/12/majalah-time-amirul-mukminin-isis-abu-bakr-al-baghdady-pimpinan-jihad-paling-kuat-di-dunia/

Arrahmah. 2013. Dikutip dari situs arrahmah, http://www.arrahmah.com/news/2013/04/11/pengumuman-berdirinya-daulah-islam-irak-dan-syam-terjemah-pesan-audio-syaikh-abu-bakar-al-baghdadi.html

Polgeonow. 2013. Syria Civil War Map. Dikutip dari situs polgeonow.com http://www.polgeonow.com/2013/12/syria-civil-war-map-december-2013-12.html

5 pemikiran pada “Siapa Tokoh Dunia Paling Berpengaruh di Tahun 2014?

  1. Ping balik: Inilah Peradaban Baru dambaan ummat dan penduduk muka bumi | ilmu SDM

  2. Ping balik: Inikah negeri impian itu? | ilmu SDM

  3. Isis sangat terorinisir dan rapi tetapi juga dibantai sangat rapi oleh USA dan sekutunya ISIS terbentuk oleh USA dan Mozad Israel melatih mereka dengan tacktik perang melawan sesama islam, dan kita lihat apa yang terjadi peperangana Timur Tengah-Syiah dan Sunni.

    Keberhasilan USA DAN ISRAEL MEMBENTUK ISIS UNTUK MENGHANCURKAN SESAMA ISLAM DARI DALAM. DAN ISRAEL MERASA SUATU KEUNTUNGAN BESAR MELIHAT SESAMA MUSLIM SALING MEMBANTAI…….(MENGAPA ISLAM SEBODOH ITU DAPAT DIADUDOMBA UNTUK KEPENTINGAN USA DAN ISRAEL….?)

    • Sepertinya anda tidak membaca dengan detil sejarah terbentuknya ISIS, mulai awal perjuangan saat terjadi invasi pendudukan tidak sah Amerika ke Iraq tahun 2003 sampai keluarnya dari Iraq tahun 2011 karena sudah menderita lelah dan rugi besar lebih dari 3 trilyun dollar (linda blames, 2013).
      Jadi jika Amerika dan 40 lebih negara sekutu berupaya menyerang ISIS (sejak tahun 2014 sudah menjadi IS/Islamic State/Daulah Islam/Khilafah Islam), maka sama sekali tidak logis, bahwa ISIS bentukan Amerika atau Mossad (Israel). Komentar anda tidak ada dasar / logika/ referensi sama sekali.

      Sekarang IS telah menyatukan berbagai umat, dengan lebih dari 20 ribu pejuang dari berbagai negara bergabung. Telah menguasai lebih dari 300 ribu km2 (15 kali lipat luas pendudukan Israel), lebih besar dari Inggris Raya, hampir sama dengan Jerman (Pieter Osteyen, 2015). Syiah selama ini telah membantai kaum islam (note:Syiah bukan Islam) di Iran, Suriah maupun Iraq. Sehingga akhirnya terbentuklah IS (dahulu ISIS / ISI/ AQ Iraq ) untuk melawan penindasan rezim terhadap kaum islam, hingga akhirnya sekarang mereka diberikan kemenangan dan wilayah.

      Tentu perkembangan IS ini mengejutkan Amerika dan Israel, termasuk rezim arab di timur tengah karena mengkhawatirkan kemunculan kekuatan baru. Sehingga mereka sudah menyerang lebih dari 3000 kali serangan udara (@centcom, 2015) dan membunuh ribuan warga sipil. Namun memang selama ini IS mendasarkan perjuangan berdasarkan keyakinan bahwa kemenangan dari Allah semata, sehingga mulai dari hanya puluhan pejuang, kini telah memiliki sekitar 200 ribu tentara/pejuang (independent UK, 2014) serta wilayah ratusan ribu km2. Belum ada satu negara seperti IS yang hanya kurang dari 15 tahun bisa memiliki penduduk > 12 juta jiwa, punya berbagai persyaratan perangkat negara dari universitas, mahkamah syariat, sekolah, gedung pemerintahan, pasar-pasar, infrastruktur jalan dan lainnya. Bahkan kota Mosul (terbesar ke dua setelah baghdad) yang telah dikuasai IS lebih baik kondisinya dibandingkan waktu dikuasai rezim Iraq.

      Simpulan. IS bukan bentukan USA atau Israel, IS menyatukan islam yang murni mulai dari timur tengah hingga nanti ke seluruh dunia dalam rangka mewujudkan keadilan kesejahteraan bagi umat seluruh dunia.

      References :
      Bilmes, Linda J. “The Financial Legacy of Iraq and Afghanistan: How Wartime Spending Decisions Will Constrain Future National Security Budgets.” HKS Faculty Research Working Paper Series RWP13-006, March 2013.
      US Central Comando. @Centcom. 2015.
      Pieter Van Osteyen. 2015. IS Maps Update 1 May 2015.
      Independent UK. 2014. War with Isis: Islamic militants have army of 200,000, claims senior Kurdish leader.

  4. Ping balik: Inikah bakal calon negara adidaya berikutnya? (1) | ilmu SDM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s