Home Improvement tahap 1 Cost Efficiency Program : Penyediaan Air Bersih

air minumKebutuhan manusia untuk minum, merupakan salah satu kebutuhan mendasar. Manusia hanya bisa bertahan hidup beberapa hari tanpa minum, dan bisa beberapa minggu tanpa makan. Kebutuhan akan air bersih menjadi keniscayaan bagi rumah tangga, agar bisa hidup sehat dan berkualitas.

Bagaimana agar bisa memenuhi kebutuhan akan air bersih terutama untuk air minum, tentunya perlu memperoleh sumber air yang bersih. Sumber bisa didapatkan dari air tanah, Perusahaan Air Minum (PAM) atau swasta melalui tabung-tabung ‘galon’ baik yang dijual eceran atau partai. Penggunaan tabung galon air, cukup murah daripada membeli AMDK (air minum dalam kemasan) jika menginginkan kepastian kelayakan air minum.

Namun dengan harga berkisar 10 ribu – 20 ribu per tabung (tergantung merk brand) dengan penggunaan sekitar 20 tabung per bulan (satu rumah per keluarga berisi 4 orang), sudah cukup lumayan bagi keluarga menengah dalam penyediaan air minum. Terlebih jika air tanah tidak layak konsumsi (tidak bisa diminum jika dimasak), sehingga terpaksa harus membeli untuk pemenuhan air minum. Dari pengamatan penulis sendiri, penggunaan tabung  galon tidak serta merta menjamin kebersihan atau kemurnian, karena air terebut melewati banyak jalur mulai dari penyedotan dari sumber air  (yang tidak diketahui), proses distribusi, penyimpanan di gudang sampai toko hingga ke tangan konsumen. Tentunya, air paling layak adalah air yang diketahui sumbernya, diketahui pasti penyimpanannya dan juga proses pembersihannya hingga layak menjadi air minum.

Atas dasar demikian, maka target home improvement adalah perbaikan dalam penyediaan air minum. Penggunaan air tabung ‘galon’ sepertinya akan dihentikan karena ketidaktahuan kebersihan dan jaminan dalam proses distribusi, penyimpanan maupun pencucian tabungnya yang diisi ulang. Berdasarkan analisis solusi pemurnian air, maka penggunaan perangkat Filter menjadi pilihan. Ada dua pilihan  yaitu penggunaan Perangkat Filter Berlapis (Carbon Active, MicroFiber, dll) serta Perangkat Filter RO (Reverse Osmosis).

Perbedaan keduanya adalah dari segi harga dan kemampuan filtrasi atau pemurnian. Penggunaan filter RO merupakan yang terbaik, dimana hasil yang diperoleh mendekati air murni, sehingga hampir tidak ada mineral/zat maupun bakteri/kuman yang  lolos. Kekuatan filter RO ini, ibaratnya (maaf) jika anda menggunakan air seni sebagai sumbernya, maka keluarannya adalah berupa air murni yang tentunya layak minum. Kekurangannya tentu ada, justru karena kemampuan penyaringan sehebat  itu, banyak mineral yang  sebenarnya dibutuhkan tubuh manusia malah ikut ‘hilang’. Sedangkan penggunaan Filter berlapis, tetap menyisakan mineral hanya saja kemampuan pemurnian tidak sekuat filter RO.

Berapa penghematan yang bisa diperoleh, berikut adalah perhitungannya :

perhitunganDari data diatas, disebutkan bahwa ternyata penggunaan Filter Berlapis dan RO masih jauh lebih murah daripada penggunaan tabung galon air per bulan, dengan manfaat perolehan yang sama. Penghematan yang diperoleh jika menggunakan filter berlapis sekitar 2.7 juta rupiah dan bila menggunakan filter RO adalah 1.6 juta rupiah per tahunnya.  Pilihan pun jatuh ke dalam penggunaan aplikasi Filter berlapis, dengan tetap menggunakan air tanah atau PAM yang masih layak diolah sebagai bagian dari Home Improvement : Cost Efficiency Home Program.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s