Home Improvement : Tahap 1 Cost Efficiency Program : Lighting Improvement

LED-lamp-imageSesuai dengan Home Improvement tahap pertama, yaitu Cost Efficiency Home Program, maka dilakukan analisis mengenai kondisi rumah.  Berdasarkan analisis penggunaan energi di rumah, maka energi yang dipakai atau biaya rumah memiliki biaya yang terkait dengan :

  • Penerangan atau Lighting
  • Pendinginan atau Air Conditioning
  • Pemasakan atau Cooking Equipment
  • Electrical Home Application seperti : Refrigerator,  Blender/Juicer, Ironing, TV/DVD/Internet /Computer.

Lighting merupakan salah satu sumber pemakaian energi yang cukup tinggi di rumah.  Berdasarkan analisis penggunaan lampu, secara total lampu rumah berjenis TL (Tubular Lamp),  merupakan jenis lampu tabung yang efek cahayanya timbul karena lapisan fosfor berpendar akibat daya listrik. Lampu jenis ini lebih baik tingkat cahaya (Luminensi) dibanding lampur pijar. Kekurangannya adalah penggunaan mercuri sehingga tidak ramah lingkungan. Selain itu, lampu jenis TL menghasilkan radiasi UV (ultraviolet) yang tidak baik bagi kulit.

Dari hasil analisis, diketahui teknologi lampu masa depan ada pada lampu jenis LED (Light Emitting Diode). LED sudah lama digunakan pada aplikasi peralatan elektronika, electronic display dan sekarang sudah berkembang untuk penerangan/cahaya atau lampu. Dari jumlah total lampu yang digunakan ada 11 (sebelas) buah, saat ini akan baru total 3 (tiga) yang menggunakan lampu LED.

LED digunakan sebagai pengganti lampu TL, karena keunggulan yang jauh superior dibandingkan TL yaitu :

  • Umur LED lebih lama, berdasarkan hasil riset, bisa tahan 50000 s/d 100 rb jam, dibandingkan lampu TL yang hanya tahan 4000 –  8000 jam atau 2 tahun.
  • Efisiensi energi lampu LED lebih baik dibandingkan TL, dimana kesetaraan energi dan cahaya yang dikeluarkan oleh lampu TL kira-kira LED 2 Watt setara dengan TL 8 Watt.
  • LED tidak mengeluarkan cahaya UV yang merusak kulit, dibandingkan lampu TL. Jenis lampu lain yang tidak mengeluarkan cahaya UV adalah lampu pijar.
  • LED tidak menggunakan gas mercury,  sehingga tentu lebih ramah lingkungan (Eco Friendly)

Namun, ternyata ada beberapa kekurangan lampu LED  yaitu :

  • Harga lampu LED cukup mahal. Untuk memperoleh lampu LED dengan tingkat keterangan yang setara lampu TL, maka harga yang diperoleh adalah 3 – 4 x harga lampu TL yang branded.  Namun berdasarkan analisis, harga ini dikompensasi dengan umur lampu LED yang 10 kali lebih tahan lama, dan pemakaian energy yang lebih efisien. Sehingga secara ekonomis, diharapkan penggunaan lampu LED justru akan menghemat biaya.

Untuk konversi lampu ini, dengan sisa lampu TL yang ada, maka pada akhir tahun 2013 atau awal tahun 2014, seluruh lampu rumah sudah akan menggunakan lampu LED. Dari total sekitar 150 Watt.jam yang digunakan untuk penerangan, diharapkan akan turun sampai dengan 40-50% menjadi sekitar 70 Watt.jam dengan penggunaan lampu LED pada awal tahun 2014.

Item Perbandingan

LED

TL

Umur pakai (jam)

           50,000

             8,000

Konsumsi listrik luminensi yang sama (Watt)

                      8

                   15

Harga lampu (IDR Rupiah)

     80,000.00

     30,000.00

Penggunaan Kwh selama 50.000 jam (KwH)

400

750

Tarif Listrik (asumsi @ 893/KwH 2200 VA, April 2013)

   357,200.00

   669,750.00

Penggantian lampu tiap 50000 jam (kali)

1

6

Biaya penggantian Lampu (IDR) untuk 50000 jam

     80,000.00

   180,000.00

Total Biaya IDR selama 50000 jam

   437,200.00

   849,750.00

Dari analisis biaya perbandingan, per lampu LED dengan lampu TL di rumah, maka selama 50.000 jam diperkirakan dapat dihemat hampir 50% biaya operasional lampu..:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s