VRIO Analisis untuk Batan Tekno : Studi Kasus

batan tekDi tulisan ini, akan diberikan contoh perusahaan yang dianalisis dengan VRIO dan prediksi pertumbuhan perusahaan ke depan berdasarkan analisis VRIO.  Untuk contoh kali ini, dipilih perusahaan yaitu Batan Tek, seperti tertulis pada web ini.

PT. Batan Teknologi, disingkat Batan Tekno, adalah perusahaan yang awalnya menyediakan radioisotop dengan teknologi pengayaan uranium tingkat tinggi. Namun, setelah dilarangnya teknik pengayaan uranium tingkat tinggi oleh badan atom energy international (International Atomic Energy Agency / IAEA) sejak tahun 2010, Batan Tekno tidak bisa lagi menggunakan sumber daya yang ada untuk memproduksi isotop. Praktis keputusan IAEA telah ‘memotong’ nafas perusahaan untuk hidup.

Pada tahun 2011, seiring penggantian manajemen baru di Batan Tek,  para ahli riset internal di Batan Tek menemukan suatu rekayasa, formulasi pembuatan radio isotop dengan pengayaan uranium tingkat rendah. Cara ini menggunakan teknik yang sama sekali berbeda dengan yang biasa. Dengan rumusan, formula baru, maka tentu perlu infrastruktur baru yang disetujui MenNeg BUMN dan akhirnya mendapat bantuan pinjaman modal untuk fasilitas baru. Keadaan mulai berbalik bagi Batan Tek di tahun 2012.

Dapat dianalisis kondisi yang dihadapi Batan Tek sekarang :

  1. Satu-satunya produsen isotop di dunia dengan teknologi pengayaan uranium tingkat rendah.
  2. Formula pembuatan teknik pengayaan tingkat rendah ini tidak diungkap ke luar.
  3. Memiliki pakar dan ahli internal yang sanggup melakukan inovasi dalam pembuatan fasilitas radioistop.

Analisis VRIO

Berdasarkan sumberdaya yang dimiliki Batan Tekno, maka di analisis dengan VRIO yaitu

  • Kondisi (1), merupakan kondisi yang Valuable, karena memiliki nilai berharga bagi perusahaan, juga bersifat Rare, langka sampai tulisan ini dimuat. Untuk menirunya, ada kemungkinan bisa tapi sulit, atau Imitate to Cost, kecuali perusahaan merekrut langsung direktur batan tek. Sumberdaya ini berdasarkan penilaian penulis juga organized, karena berhasil diperoleh secara eksklusif.
  • Kondisi (2), termasuk kategori Valuable, karena memiliki nilai berharga sesuai bisnis inti perusahaan. Koondisi ini juga termasuk Rare, karena jika formula tidak dipatenkan dan hanya diketahui oleh petinggi perusahaan (Direktur Utama dan Direktur Produksi). Formula ini juga tidak mudah untuk ditiru (imitate to cost), karena hanya Dirut dan Dir Produksi yang mengetahui secara rinci perhitungan angka dan tetapan untuk membuat pengayaan tingkat rendah.
  • Kondisi (3), termasuk memiliki kategori Valuable, sangat bernilai bagi bisnis, juga langka / Rare. Sumber daya ini menurut penulis juga cukup terorganisir. Kelemahannya hanya terjadi jika terjadi pembajakan tenaga ahli internal oleh pesaing.

Berdasarkan analisis tersebut, Batan Tekno memiliki semua atau 3(tiga) kondisi internal yang Sustained Advantage dan benar-benar sulit, langka untuk dimiliki perusahaan lain. Kondisi ini memberikan kekuatan dan keuntungan internal yang lestari bagi Batan Tekno, sehingga peluang untuk menjadi perusahaan kelas dunia di bidang Radio isotop terbuka lebar.

Satu-satunya cara  untuk mengungguli Batan Tekno, adalah perekrutan tenaga ahli internal Batan Tekno untuk dipekerjakan di fasilitas radioisotop luar negeri. Dalam hal ini, kuncinya ada pada Dirut  Dr. Yudiutomo dan Direktur Produksi Dr. Kusnanto.

Satu pemikiran pada “VRIO Analisis untuk Batan Tekno : Studi Kasus

  1. wah untuk ini memang rare ya.
    tapi jangan sampai tidak ada regenrasi para muda mudi yang kompeten di bidang nya.
    Karena teknologi, hasil pemikiran bisa berjaya saat ini tetapi jangka 6thn kedepan ato lebih. dan dengan muda2 di beri kebebasan bisa berinovasi di masanya sendiri2. jangan sampai stuck pada teknologi ini. dan saya setuju jika itu formula di kaji oleh para2 ahli yang terpercaya. jangan sampai sudah di kaji dan regenerasi ada penyusup dr luar/di jual keluar oleh oknum2.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s