Berapa Gaji Gubernur / Wakil Gubernur DKI Jakarta ?

Scan_GajiFEB13Beberapa waktu lalu,  Gubernur dan Wagub DKI membeberkan slip atau penerimaan gaji mereka. Hasilnya seperti terpampang pada samping kiri tulisan ini. Menariknya, yang dicantumkan hanya Gaji Pokok serta beberapa tunjangan resmi, seperti tunjangan istri, tunjangan anak, tunjangan beras. Setelah dipotong PPh maka tercantum Gaji Bersih Gubernur DKI sebesar IDR 3.448.500 dan Wagub DKI sebesar 2.810.100. Data tercatat pada Bulan Februari 2013.

Melihat data yang ditampilkan penulis hanya tersenyum. Jelas ini hanyalah ‘Gaji Resmi’ yang sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No 59 tahun 2000. Padahal masih ada ‘aturan’ resmi lainnya yang dikeluarkan pemerintah, presiden melalui Keppres ataupun PP yang ‘mendongkrak’ pendapatan para gubernur tersebut. Sayangnya, ini tidak dibeberkan ke media oleh Gubernur.

Mari kita lihat apa yang disajikan dan dianalisis oleh LSM transparansi Anggaran yaitu FITRA (Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran). Berdasarkan aturan perundangan yang berlaku, maka berikut rincian komponen pendapatan dan penghasilan yang berhak diperoleh oleh pemerintahan daerah.

Komponen Penghasilan

Gubernur

Wakil Gubernur

Walikota/ Bupati

Wakil Walikota/ Bupati

dasar hukum

Gaji Pokok

 Rp3.000.000

Rp 2.400.000

Rp 2.100.000

Rp 1.800.000

Pasal 4 PP. No. 59 Tahun 2000

Tunjangan Jabatan

Rp 5.400.000

Rp 4.320.000

Rp 3.780.000

Rp 3.240.000

Pasal 1 ayat (2) Keppres No 68 tahun 2001

Tunjangan Operasional

Besarnya biaya penunjang operasional Gubernur dan wakilnya ditetapkan berdasarkan klasifikasi Pendapatan Asli Daerah sebagai berikut:

  • > Rp 15 milyar s/d Rp 50 milyar, min: Rp. 262,5 juta, max: 1%
  • > Rp 50 milyar s/d Rp 100 milyar min: Rp. 500 juta; max: 0,75%;
  • >Rp 100 milyar s/d Rp 250 milyar, min: Rp. 750 juta, max: 0,40%;
  • >Rp 250 milyar s/d Rp. 500 milyar, min: Rp. 1 milyar, max: 0,25%;
  • >  Rp. 500 milyar, min: Rp. 1,25 milyar, max: 0.15%.
Besarnya biaya penunjang operasional Kepala Daerah Kabupaten/Kota, ditetapkan berdasarkan klasifikasi Pendapatan Asli Daerah sebagai berikut:

  • > Rp 5 milyar s/d Rp 10 milyar, min: Rp. 150 juta, max: 2%;
  • >Rp 10 milyar s/d Rp 20 milyar, min: Rp. 200 juta, max: 1,50%;
  • > Rp 20 milyar s/d Rp 50 milyar, min: Rp. 300 juta, max: 0,80%;
  • > Rp. 50 milyar s/d Rp. 150 milyar, min: Rp. 400 juta, max: 0,40%;
  • > Rp 150 milyar, min: Rp. 600 juta, max: 0,15%.
Pasal 9 ayat (1) dan (2) PP No. 109 tahun 2000

Insentif Pajak dan Retribusi

Besarnya pembayaran Insentif setiap bulannya dikelompokkan berdasarkan realisasi penerimaan Pajak dan Retribusi tahun anggaran sebelumnya dengan ketentuan:

  • < Rp 1 Triliun rupiah = paling tinggi 6 kali gaji pokok dan tunjangan yang melekat
  • antara Rp 1 Triiun s/d Rp 2,5 Trliun = 7 kali gaji pokok dan tunjangan yang melekat
  • antara Rp 2,5 Triliun s/d Rp 7,5 Triliun = 8 kali gaji pokok dan tunjangan yang melekat
  • > Rp 7,5 Triliun = 10 kali gaji dan tunjangan yang melekat
Pasal 7 PP No. 69 tahun 2010

Apakah data diatas sudah cukup, ternyata tidak. Setiap kepala daerah ternyata juga berhak mendapatkan tunjangan-tunjangan sebagai berikut berdasarkan PP No 109 tahun 2000, yaitu :

–          Biaya Rumah Tangga

–          Biaya pembelian inventaris rumah jabatan

–          Biaya pemeliharaan rumah jabatan dan barang-barang inventaris

–          Biaya pemeliharaan kendaraan dinas

–          Biaya pemeliharaan kesehatan

–          Biaya perjalanan dinas

–          Biaya pakaian dinas

–          Biaya penunjang operasional

Maka berapa total pendapatan Gubernur / Wakil Gubernur DKI sebenarnya. Berikut adalah rincian :

–          Gaji pokok gubernur : Rp 3 juta, Wagub  : Rp 2,4 juta       (Keppres no 68 tahun 2001)

–          Tunjangan jabatan : Rp 5,4 juta, Wagub : Rp 4,32 juta      (Keppres no 59 tahun 2003)

–          Total : Rp 8,4 juta (Gubernur) dan Rp 6,72 juta (Wakil Gubernur

Dari angka ini ditambah fasilitas Insentif Pajak dan Retribusi sesuai PP No 69 tahun 2000 yaitu 10 kali Gaji dan Tunjangan yang melekat, maka

–          Insentif Pajak dan Retribusi Gubernur : Rp 84 juta

–          Insentif Pajak dan Retribusi Wakil Gubernur : 67,2 juta

Berdasarkan APBD DKI tahun 2012, diberikan Tunjangan Operasional Gubernur/WaGub setahun : Rp 17,6 miliar yang angkanya disesuaikan dengan APBD DKI yang sekitar 40 trilyun lebih atau 0.15% dari Pendapatan Asli DKI yang sekitar 11.8 Trilyun (Pasal 9 ayat (1) dan (2) PP No. 109 tahun 2000).  Asumsi dibagi dua, maka setiap bulan masing-masing Gubernur dan Wagub mendapat sekitar Rp 730 juta/ bulan

–          Tunjangan Operasional Gubernur : Rp 730 juta

–          Tunjangan Operasional Wakil Gubernur : Rp 730 juta

Dari sini sudah cukup fantastis, bahwa pendapatan operasional mencapai 730 juta, atau sekitar 100 x lipat Gaji dan Tunjangan Jabatan Pokok Murni !.

Jumlah ini, tentu saja menjadi daya pikat tersendiri. Makanya, tidak heran jika banyak orang berlomba-lomba ingin jadi Gubernur DKI. Soalnya, saat jadi gubernur, dia akan mendapat fasilitas dan layanan super mewah dengan anggaran sebesar Rp700 juta per bulan. Tunjangan operasional ini diperuntukkan bagi penyediaan layanan dan fasilitas gubernur dan wakilnya. Fasitas super mewah ini tidak akan pernah dirasakan gubernur dan wagub di provinsi lain karena anggarannya beda dan pendapatan asli daerahnya juga beda.

Jadi berapa total penghasilan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI per bulannya? Ingat jumlahkan angka-angka bergaris tebal dan tambahkan pula Tunjangan-tunjangan menurut PP no 109 tahun 2000. Perhatikan juga alokasi-alokasi APBD DKI yang disetujui, seperti Alokasi Anggaran Uang Makan dll.  Rasanya dalam periode 5 tahun masa kerja, total penghasilan 50 milyar mungkin merupakan nilai minimal yang diperoleh..:).

Nilai tersebut rasanya sudah melebihi gaji atau penghasilan top eksekutif perusahaan ternama di Indonesia.

Referensi :

FITRA, Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran, 2013, dikutip dari laman Seknas Fitra, http://seknasfitra.org/pressrelease/press-release-catatan-akhir-tahun-ini-dia-5-kepala-daerah-dengan-penghasilan-tertinggi-di-tahun-2012-2/

 

3 pemikiran pada “Berapa Gaji Gubernur / Wakil Gubernur DKI Jakarta ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s