Mengembangkan tahapan level kompetensi

kashmir1Bagaimana mengembangkan tahapan dalam level kompetensi? ada tahapan-tahapan yang bisa digunakan sebagai referensi pembelajaran atau pelatihan terutama bagi partisipan atau pembelajar. Model tahapan ini dapat juga digunakan untuk mengembangkan kompetensi, sesuai dengan tahapannya.

Apa saja tahapan yang perlu dilewati, berikut adalah tahapannya :
1. Tahap 1 : Level Knowledge
2. Tahap 2 : Level Comprehension
3. Tahap 3 : Level Application
4. Tahap 4 : Level Analysis
5. Tahap 5 : Level Synthesis
6. Tahap 6 : Level Evaluation

Tahap Knowledge atau tahap pertama adalah tahapan pengetahuan, dimana kata kuncinya adalah mengingat, baik itu berupa definisi, prosedur, tata cara, standard dan lainnya. Knowledge ini bisa disebut sebagai kompetensi atau kemampuan untuk mengingat berbagai konten yang dipelajari sebelumnya seperti fakta-fakta, informasi, pola, struktur, formula, proses, prosedur, ide, bahan, atau fenomena.

Tahap Comprehension atau tahap kedua adalah tahapan memahami, dimana kata kuncinya adalah mengerti. Comprehensiion ini merupakan kompetensi atau kemampuan untuk menjelaskan konsep-konsep, aturan, teori, dan pengetahuan yang diajarkan, untuk intepretasi materi yang disampaikan, atau ekstrapolasi dari itu.

Tahap Application atau tahap ke tiga adalah tahap menggunakan, dimana kata kuncinya adalah aplikasi, Application ini merupakan kompetensi atau kemampuan untuk menggunakan bahan belajar atau material pelajaran dalam menjawab pertanyaan asing dan memecahkan masalah baru. Dimana pengetahuan yang diperoleh dalam tahap knowledge dan konsep yang dipahami harus bisa diterapkan. Dalam tahap application, maka seseorang mampu menempatkan informasi ke dalam praktek untuk mempengaruhi hasil praktek. Misalnya, apa manfaat praktis mengetahui hal ini.

Tahap Analysis atau tahap ke empat adalah tahap menganalisa suatu materi atau perihal, dimana kata kuncinya adalah analisa. Dalam tahapan ini merupakan kompetensi atau kemampuan untuk memecah materi menjadi bagian-bagian penyusunnya, untuk mendeteksi hubungan antar bagian dan struktur yang mendasari bagaimana bagian-bagian tersebut tersusun.

Tahap Synthesis atau tahap ke lima adalah tahap melakukan sintesa suatu materi atau perihal, dimana kata kuncinya adalah menyimpulkan. Tahap synthesis ini merupakan kompetensi atau Kemampuan untuk menggabungkan atau membangun bagian-bagian atau unsur-unsur bersama-sama untuk menghasilkan pola, model atau bagian baru.

Tahap terakhir atau tahap Evaluation adalah tahap ke enam yaitu melakukan penilaian atau evaluasi terhadap suatu gagasan. Tahap evaluation merupakan kompetensi atau kemampuan untuk menilai nilai beberapa gagasan, solusi, dll, untuk tujuan tertentu. Dalam tahap evaluasi ini, seseorang mampu mengetahui mengapaa suatu gagasan, ide, solusi bisa cocok diterapkan di suatu area, tapi tidak cocok diterapkan pada area lain.

Dalam dunia pendidikan, tahap ini sangat terlihat atau mencolok. Bisa diperhatikan bahwa tingkat pembelajaran kompetensi untuk tahap 1 sampai 2 ada di pendidikan dasar dan menengah. Tahap 3 terlihat pada pendidikan kejuruan atau Diploma, yang menghasilkan lulusan siap pakai. Untuk tahap 4 biasa ada di pendidikan S1 dan S2. Sedangkan tahap 5 ada di tingkat doktoral.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s