Alasan logis meninggalkan pekerjaan lama

Melepaskan pekerjaan lama untuk memperoleh pekerjaan baru, apalagi ketika situasi di Indonesia, dengan angka pengangguran terdidik cukup tinggi, mencapai 8.1 juta orang, (BPS, 2011) sepertinya bukan sesuatu tindakan populer. Akan selalu ada alasan logis untuk meninggalkan pekerjaan, namun yang terpenting adalah anda yakin dengan keputusan tersebut. Selain itu, jangan pernah meninggalkan pekerjaan hanya karena suasana ‘panas’ hati, yang kadang tidak berdasarkan keputusan logis.

Salah satu langkah, atau alasan untuk meninggalkan pekerjaan adalah jika anda sudah mengetahui kondisi kesehatan perusahaan. Seperti halnya pekerja, perusahaan pun memiliki kondisi kesehatan, yang bila salah satu tandanya sudah muncul, anda pun mesti bersiap-siap.

Selain itu, hendaknya anda melihat skenario-skenario dibawah, yang bisa menjadi alasan logis untuk keluar dari tempat kerja lama.

Siap untuk loncatan baru.

Jika anda sudah memiliki usaha sampingan yang sudah menyita waktu kerja anda, memiliki prospektif cerah, dan dapat menyediakan pendapatan memadai, mungkin inilah waktu anda menjadi boss bagi diri anda sendiri, sebagai seorang wirausaha. Terlebih jika produk atau jasa yang anda tawarkan sudah terbukti laku di pasaran.

Lingkungan pekerjaan memberi dampak negatif berat

Setiap orang tentu mempunyai keluhan mengenai atasan, rekan kerja atau bawahan. Namun jika problem tempat kerja anda sudah menunjukkan pengaruh buruk negatif yang berat pada kesehatan fisik, mental, kejiwaan maupun aspek emosional-sosial anda, mungkin sudah saatnya anda meninggalkan tempat kerja tersebut.

Ini bukanlah berarti ‘lepas tangan’ terhadap masalah atau lingkungan pekerjaan. Tetapi jika lingkungan pekerjaan memang benar memiliki dampak negatif berat seperti diatas, bisa jadi ini alasan yang logis. Cara sederhana untuk mengetahui dampak pengaruh masalah pekerjaan adalah dengan memberi peringkat 1 s/d 10, dimana angka 1 berarti OK, masalah tidak atau hanya sedikit memberi dampak negatif, dan 10 jika masalah pekerjaan sudah memberikan dampak negatif total ke kesehatan, bisa berupa sakit perut, sakit kepala, sulit tidur,sakit pernafasan/paru-paru, gangguan emosional, dan gangguan kejiwaan.

Biasanya hal ini terjadi, jika setelah konsultasi dengan dokter/psikiater, yang memang menyebutkan lingkungan tempat kerja sudah tak sehat, dan menimbulkan dampak negatif kesehatan secara nyata bagi tubuh/fisik maupun jiwa pekerja. Contoh lingkungan kerja yang bisa memberi dampak negatif, adalah lingkungan kerja dengan polusi berat/banyak pollutant, lingkungan dengan tingkat radiasi tinggi, lingkungan kerja yang rawan kejahatan dengan tingkat gangguan kriminalitas / premanitas yang tinggi bisa jadi alasan terbaik anda keluar dari tempat kerja tersebut.

“Karir Mentok”

Jika anda memiliki motivasi tinggi, kompetensi memadai, namun sudah tidak ada ruang atau posisi di kantor yang mampu menyerap ide-ide, strategi-strategi anda, mungkin ini saatnya anda perlu mencari tempat di luar.

Bukan merupakan hal yang menyenangkan, jika hanya duduk, berjalan ke sana sini, namun tidak ada lagi yang bisa dilakukan. Kondisi ini umum terjadi pada perusahaan yang sudah mencapai tahap mapan, tidak ada strategi ekspansif atau perluasan pasar atau pertumbuhan sudah stagnan.

Tidak sehati dengan kantor/perusahaan

Tidak setuju dengan visi, misi, nilai-nilai ataupun strategi perusahaan, bisa merupakan alasan tepat untuk meninggalkan perusahaan tersebut. Jika anda berpikir bahwa kantor/perusahaan melakukan tindakan-tindakan yang melanggar etika bisnis, nilai-nilai maupun standar moral atau hukum negara, maka sebaiknya memang anda harus berpikir untuk meninggalkan perusahaan tersebut.

Sekali lagi, ketika meninggalkan perusahaan, harus memiliki rencana ‘back-up’ . Beberapa langkah telah ditulis dalam webblog ini, sebagai langkah antisipatif karyawan menghadapi krisis. Untuk karyawan profesional dapat menggunakan jasa perekrutan untuk mencari peluang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s