Belajar dari Perusahaan tempat kerja terbaik 2009

happy employeeKetika Fortune Magazine memberikan data 100 perusahaan sebagai tempat kerja terbaik (100 best companies to work for) tahun 2009, Google tidak lagi menjadi tempat kerja terbaik. Urutan terbaik dipegang oleh perusahaan penyedia dan penyimpanan data NetApp, sedangkan Google berada pada urutan ke 4.

Ukuran tempat kerja terbaik Fortune, berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh Great Place to Work Institute (GPTW), dengan dua index, yakni index Kepercayaan (Trust Index) dan Audit Budaya (Culture Audit). Trust Index, merupakan survey kepada karyawan yang diantaranya berisikan mengenai seberapa besar karyawan merasa antusias dan memiliki kepercayaan tinggi dalam setiap hubungan kerja. GPTW percaya, karyawan dalam lingkungan kerja dengan kepercayaan tinggi, akan bekerjasama,berkolaborasi, mengarah pada interaksi lingkungan kerja yang positif yang mendukung pencapaian produktifitas dan profitabilitas perusahaan. Trust Index ini mirip dengan Employee Engagement Survey. Sedangkan Culture audit, merupakan kuesioner manajerial, yang digunakan GPTW untuk mendapatkan pengertian lebih baik mengenai budaya perusahaan. Dalam culture audit, akan diminta data mengenai demografik, pendapatan dan profitabilitas perusahaan, paket remunerasi dan benefit serta pertanyaan terbuka mengenai aspek-aspek budaya kerja perusahaan.

Hasilnya, tentu saja merupakan ukuran-ukuran umum yang nantinya dijadikan index dan peringkat (ranking) perusahaan perusahaan yang menjadi pilihan tempat kerja. Dan perusahaan NetApp, terpilih menjadi perusahaan terbaik untuk bekerja di Amerika pada tahun 2009, menyingkirkan Google yang pada tahun sebelumnya ada pada peringkat pertama. Dengan jumlah karyawan FullTime (FTE) 5300, NetApp mampu membukukan revenue lebih dari 3 milyar USD (sekitar 30 trilyun). Apa saja kunci keberhasilan dari NetApp sehingga menjadi tempat pilihan terbaik untuk bekerja versi Fortune Magazine? Tidak jauh dengan perusahaan sebelumnya, perhatian pada budaya menjadi hal utama.

  • Komunikasi yang selaras. Kemampuan untuk berkomunikasi yang efektif adalah salah satu kunci keberhasilan NetApp. Setiap karyawan mendapatkan informasi secara baik mengenai perubahan maupun proyeksi secara periodik dari para manajer senior. Kit komunikasi berupa “Komunikasi efektif selama masa sulit” dikembangkan untuk menjadi sumber bagi para leader dan manajer. Dengan kit komunikasi ini, sebagai sumber untuk menjawab pertanyaan karyawan atau stakeholder, bagaimana melibatkan karyawan pada masa sulit dan merespons bersama untuk menghasilkan keputusan terbaik. Tujuannya agar karyawan merasa dilibatkan, didukung dalam memperoleh performa terbaik, serta mendapatkan pengertian dalam berbagai situasi bisnis.
  • Kesederhanaan dan Kepercayaan. Ditiadakannya birokrasi berlebihan menyebabkan informasi mengalir lancar, input dan feedback diperoleh secara efektif, kesempatan inovasi, serta keputusan dapat diambil pada waktu tepat. Salah satu karyawan NetApp mengatakannya sebagai berikut : “ Hal yang paling mengesankan di sini adalah budaya pintu terbuka. Saya dapat dengan mudah menghubungi engineer dengan problem teknis, atau staff pemasaran produk dengan membawa ide baru serta siapapun di manajemen dengan segala pertanyaan. Perusahaan ini telah menghindari politik dan menghilangkan imperium kekuasaan serta memperkuat lingkungan kerja dimana kerjasama sangat diharapkan dan dihargai”. Hal yang sangat impresif bukan, jika karyawan anda mengatakan hal ini di luar?
  • Merekrut dan menghargai yang terbaik. Untuk mendukung kontribusi karyawan, berbagai program dijalankan antara lain SHARE program, program insentif bagi karyawan yang berbagi pengetahuan (knowledge-sharing), TCE program, sebuah pengakuan perusahaan bagi karyawan atau tim kerja yang membuat perbedaan dan memberi pengaruh positif di hadapan customer perusahaan, serta NetApp patent program, sebuah insentif bagi karyawan pemegang paten senilai antara 5000 USD s/d 15000 USD. Selama tahun 2008, lebih dari 1 juta USD telah diberikan kepada 534 karyawan melalui patent reward program.
  • Kesempatan untuk belajar. Sepanjang tahun 2008, lebih dari 26000 jam pelatihan diberikan.Setiap karyawan mesti melakukan inisiatif, melakukan self-assessment, mencari pelatih dan mentor, dan aktif mendaftarkan dalam berbagai program pelatihan. Komentar karyawan netApp : “ ..saya sebenarnya hanya seorang administrative assistant, tetapi manajer saya mendorong saya untuk selalu mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan untuk apa yang akan saya kerjakan dimasa depan. Saya pernah dikirim ke Virginia untuk mempelajari suatu platform website/produk software bersama tim lainnya sehingga kami dapat meningkatkan kualitas website internal kami. Ini benar-benar suatu kesempatan berharga dalam mempelajari hal yang baru, dan saya punya kesempatan untuk mengembangkan sayap kecil saya serta memimpin suatu tim..wow
  • Menghormati kontribusi karyawan. Mengenai kontribusi karyawan, gambaran dari karyawan netApp sangat merefleksikan apa kontribusi itu sebenarnya : “..Atmosfir kerja begitu positif, kreatif dan mendorong orang untuk bekerja lebih. Tak satupun yang memperhatikan saya harus di meja kerja atau memberi wajah aneh ketika saya pulang tepat waktu. Yang penting adalah tentang kinerja, dan pencapaian sasaran. Saya bangga bekerja disini

Melihat kenyataan diatas, tak heran NetApp menjadi perusahaan terbaik sebagai tempat bekerja di tahun 2009. Yang agak aneh adalah turunnya peringkat Google, menjadi peringkat ke 4 di tahun 2009, padahal Google sering didengungkan sebagai perusahaan terbaik dan menjadi model work-life balanced. Faktor terjadinya pengurangan karyawan yang dilakukan Google di awal tahun 2009, boleh jadi merupakan penyebab peringkat Google turun, meskipun lebih dari 10 ribu aplikasi lamaran diterima Google tiap tahunnya.

2 pemikiran pada “Belajar dari Perusahaan tempat kerja terbaik 2009

  1. Ping balik: Belajar dari tempat bekerja terbaik tahun 2010 « Ilmu SDM

  2. Ping balik: Belajar dari Genentech, perusahaan tempat kerja terbaik peringkat 6 tahun 2014 | ilmu SDM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s