Pengenalan pada PESTLE analysis tool

Pestle worldPESTLE sendiri adalah merupakan akronim dari : Political, Economic, Social, Technological, Legal dan Environment faktor. Jika menggunakan kata PEST saja, maka faktor Legal dan Environment dikeluarkan dari analisa.
Seperti halnya sudah dijelaskan pada tulisan sebelumnya mengenai manfaat dari Pestle Analysis, merupakan tool yang sangat berguna dalam memahami gambaran menyeluruh lingkungan dimana usaha anda beroperasi serta kesempatan maupun ancaman yang ada disekitarnya. Dengan pemahaman lingkungan secara menyeluruh dimana usaha berada, anda dapat mengambil kesempatan yang ada serta meminimalisir resiko atau ancaman.

Secara khusus, PESTLE analysis, adalah tool untuk memahami segala resiko terkait dengan pertumbuhan atau penurunan usaha, dan juga posisi, potensi serta arahan strategis untuk bisnis maupun organisasi.
PESTLE analysis kadang digunakan sebagai tool orientasi generik, untuk mencari tahu apakah organisasi di dalam suatu konteks lingkungan dengan segala hal terjadi di luar sana pada saat bersamaan memberi pengaruh ke dalam organisasi.
Sebagai bentuk pengukuran bisnis, yang melihat faktor eksternal dan pengaruhnya bagi organisasi, seringkali PESTLE analysis digunakan bersama dengan SWOT analysis (Strength, Weaknesses, Opportunities and Threat analysis).
Melakukan dan membuat PESTLE analysis bisa jadi merupakan proses yang sederhana atau kompleks, tergantung dari seberapa dalam anda akan melakukan analisanya. Sebagai contoh, jika aktifitas analisa ini dilakukan hanya dengan satu perspektif (contohnya pandangan dari satu orang saja), tentunya memboroskan waktu dan faktor-faktor penting dapat terlewat.

Yang penting adalah, anda harus secara jelas mengidentifikasi subyek dari PESTLE analysis, karena analisa dengan PESTLE adalah bersifat multi-dimensi, dimana jika anda mengabaikan hal ini, mungkin anda akan memperoleh gambaran yang samar. Jadi, identifikasikan dengan jelas mengenai subyek, situasi dan perspektif yang digunakan saat anda menggunakan PESTLE. Hal ini sangat berpengaruh, jika PESTLE digunakan dalam suatu workshop atau meeting.
Sebagai contoh, subyek dalam PESTLE bisa dilihat dari berbagai sudut pandang :
• Sebuah organisasi yang melihat bagaimana posisi di pasar
• Sebuah produk terlihat dalam suatu pasar
• Sebuah merk dan hubungannya di dalam suatu pasar
• Sebuah unit bisnis lokal atau fungsinya dalam suatu grup bisnis
• Sebuah opsi strategis, seperti memasuki pasar baru atau meluncurkan produk baru
• Sebuah akuisisi potensial
• Sebuah kemitraan potensial
• Sebuah kesempatan investasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s