Inovasi yang menghancurkan…

Earth provide enough to satisfy every man’s needs, but not every man’s greed – Mahatma Gandhi-

Day after tomorrowTulisan ini sebenarnya diilhami oleh krisis global yang telah dan sedang berlangsung di dunia tahun 2009, yang tentunya diawali krisis di amerika pada pertengahan 2007 dan terus berlanjut di tahun 2009. Besarnya dampak yang dialami cukup memberi pengaruh besar, sehingga dikhawatirkan amerika akan terpuruk dalam krisis terbesar sepanjang sejarah dan juga telah menyeret beberapa negara di dunia ke dalam krisis. Islandia adalah salah satu negara korban pertama, dan negara lainnya seperti spanyol diprediksi akan mengalami nasib seperti islandia.

Apa sebenarnya akar masalah problem ini ?. Disini bisa mengambil contoh bentuk ‘kreatifitas’ yang dilakukan institusi finansial modern atau bisa disebut inovasi finansial. Saat negara amerika membutuhkan biaya untuk nafsu perangnya di timur tengah yang sudah menelan trilyunan dollar, maka pemerintah amerika membutuhkan dana murah yang tentunya dibiayai dari pinjaman atau utang. Kredit perumahan (mortgage) merupakan satu cara yang bisa dipakai untuk mendapatkan utang murah. Dengan perangkat sekuritisasi bertingkat, dengan produk yang dinamakan CDO (Collateralized Debt Obligation) dan CDS (Credit Default Swap) serta CDO-CDO lainnya (CDO kuadrat), maka suatu aset perumahan yang boleh dikatakan hanya bernilai riil 100 ribu USD, maka akan menggelembung menjadi 1 juta dollar bahkan lebih akibat efek sekuritisasi bertingkat (kuadrat) oleh mekanisme inovasi produk finansial amerika tersebut.

Dalam jangka pendek, bentuk inovasi finansial diatas bisa menguntungkan, karena dianggap dapat meminimalisir resiko. Namun, disaat keserakahan dan ketamakan mulai hinggap di benak para pelaku investasi, maka resiko-resiko, jaminan atau kelayakan suatu kredit sudah diabaikan. Konsekuensinya, ketika aset-aset tersebut mulai dicairkan, ternyata tidaklah sepadan dengan nilai riil yang semestinya. Perbedaan yang sangat jauh antara aset riil dengan jaminan ini yang menyebabkan bangkrutnya institusi finansial besar amerika, dan juga menyeret lembaga institusi finansial internasional lainnya yang berinvestasi pada produk inovatif beresiko tinggi ini.

Untuk menyembuhkan dan menyehatkan kondisi moneter dan finansial negara di saat krisis ini, bank sentral dunia juga menggunakan kreatifitas baru dalam rangka menggelontor uang (fiat money) kepada lembaga insititusi finansial yang memerlukan dana segar. Daripada mencetak uang baru (printing money), bank sentral menggunakan instrumen menambahkan angka-angka uang secara digital ke setiap account bank atau institusi finansial yang memerlukan dana, karena pada dasarnya semua bank memiliki account di bank sentral. Inilah yang dinamakan quantitative easing. Dengan kata lain, metode inovatif ini adalah cara tidak langsung mencetak uang kertas.

Lantas apa dampaknya bagi masyarakat dan rakyat ? jelas metode diatas sangatlah bertentangan dengan logika riil, karena menciptakan suatu ‘nilai’ pada tempat yang tidak memiliki ‘nilai’. Di saat masyarakat masih mempercayai uang kertas yang diterbitkan pemerintah, mungkin akan bisa menolong. Tapi saat menyadari bahwa uang kertas yang dipegang mengalami penurunan nilai terus menerus akibat pencetakan dan metode quantitative easing, maka masyarakat lambat laun akan tersadar bahwa yang dipegang selama ini tidaklah memiliki nilai sepadan. Mereka akan beralih kepada sesuatu yang bernilai hakiki.

Bentuk-bentuk diatas merupakan salah satu inovasi yang dilakukan, tanpa dilandasi dasar moral, etika maupun nilai-nilai keadilan. Ketika inovasi tersebut dijalankan, dalam jangka pendek mungkin memiliki efek semu menyembuhkan, tetapi ketika etika, moral dan nilai keadilan dikesampingkan, maka timbullah malapetaka akibat inovasi tersebut. Penyimpangan terhadap nilai-nilai tersebutlah yang menyebabkan kesengsaraan bagi umat manusia dan menimbulkan krisis kemanusiaan, timbul akibat keserakahan ketamakan dan kelicikan segelintir manusia yang memegang kuasa. Tak heran, seorang filsuf India, Mahatma Gandhi telah mengatakannya seperti pada awal tulisan ini.

2 pemikiran pada “Inovasi yang menghancurkan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s