Audit SDM (1)

Setelah sebelumnya dijelaskan mengenai audit SDM yang sederhana, kini kita bisa lanjut kepada audit SDM yang lebih lengkap. Seperti dijelaskan pada tulisan sebelumnya, audit SDM bisa merujuk (comply kepada) memenuhi standar lokal (pemda, pemprov), standar internal SOP, Company Policy atau regulasi (International Standard atau Standar pemerintah).

 

Berikut adalah pertanyaan yang bisa digunakan sebagai audit untuk perencanaan sdm, struktur organisasi dan job description :

 

HR PLANNING

 

1.       Apakah perusahaan mempunyai sebuah perencanaan SDM untuk memenuhi kebutuhan SDM ?

2.       Apakah ada orang/posisi yang bertanggungjawab dalam menangani perencanaan SDM tersebut?

3.       Jika memiliki perencanaan SDM, apakah perencanaan SDM tersebut sudah dikorelasikan dengan perencanaan strategi perusahaan?

4.       Jika memiliki perencanaan SDM, apakah sudah dimasukkan kedalam budget perusahaan?

5.       Jika memiliki perencanaan SDM, apakah perencanaan SDM tersebut digunakan dalam restrukturisasi perusahaan, merger, akuisisi, ekspansi, penciutan perusahaan atau strategi lainnya ?

 

ORGANIZATION STRUCTURE, JOB STRUCTURE, DESCRIPTION & EVALUATION

 

1.       Apakah struktur organisasi sudah dibuat dan didistribusikan ke keseluruhan fungsi organisasi?

2.       Apakah struktur organisasi yang dibuat menjelaskan tanggungjawab fungsional secara jelas dan pelanggan dapat mengetahui kepada siapa harus berhubungan?

3.       Apakah ada posisi tertentu yang bertanggungjawab dalam pembuatan struktur organisasi?

4.       Apakah ada standar baku/prosedur untuk pembuatan struktur organisasi, kapan direview atau diperbaiki sesuai dengan planning cycle perusahaan?

5.       Apakah setiap posisi di perusahaan sudah memiliki job description?

6.       Apakah ada posisi tertentu yang bertanggungjawab dalam pembuatan, penyusunan dan pengelolaan job description?

7.       Apakah job description yang ada sudah standar bagi semua posisi yang ada?

8.       Apakah posisi yang sudah memiliki job description sudah sesuai dengan fungsi, tanggungjawab dan kedudukannya dalam struktur organisasi?

9.       Apakah ada perimbangan dalam job description mengenai tugas/tanggungjawab, dengan otoritas/wewenang yang dikaitkan dengan kinerja pekerjaan?

10.   Apakah job description yang ada dibagikan dan dikomunikasikan ke semua posisi secara transparan dan diketahui unit/divisi bersangkutan?

11.   Apakah sudah ada standar baku administrasi bagi karyawan sakit, cuti atau tidak bekerja?

12.   Apakah sudah ada peraturan mengenai perpindahan karyawan ke bagian lain, termasuk saat reorganisasi perusahaan?

13.   Apakah perusahaan memiliki database mengenai profil karyawan dilihat dari pendidikan, pengalaman, kompetensi untuk semua karyawan?

14.   Apakah penyimpanan database dilakukan baik secara hardcopy maupun softcopy atau sudah ada employee database system sendiri?’

15.   Apakah sudah ada administrasi untuk ketidakhadiran maupun kehadiran karyawan?

16.   Apakah record untuk ketidakhadiran/kehadiran dijadikan sebagai acuan bagi penilaian karyawan?

17.   Apakah kebijakan/peraturan/keputusan perusahaan mengenai SDM selalu dibuat, dikembangkan dan disesuaikan dengan planning cycle perusahaan?

18.   Apakah perusahaan mempunyai orang/posisi tertentu yang bertanggungjawab dalam pengembangan kebijakan/peraturan/keputusan SDM tersebut?

19.   Bila terjadi perubahan di organisasi, apakah kebijakan/peraturan/keputusan mengenai SDM selalu direview untuk mendukung perubahan tersebut? bagaimana periode update dan reviewnya?

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s