Berpikir analitis dengan pendekatan saintis – Hipotheses (2)

Langkah berikutnya setelah mendefisinisikan problem adalah formulasi Hipotesa (Hipotheses). Formulasi Hipotesa merupakan pengambilan penjelasan sementara melalui observasi yang dapat diuji setelah melewati investigasi lebih lanjut.

Umumnya langkah hipotesa dilakukan dengan memecahkan problem ke dalam berbagai faktor (breakdown analysis), yang dilengkapi dengan penjelasan sementara atau hipotesa. Tools yang sering digunakan adalah Diagram Persoalan (Issue Diagram).

Model Issue Diagram seperti pada gambar ini.

Issue Diagram 2 

Komponen penting dalam sebuah Issue Diagram adalah sebagai berikut :

Issues : Pertanyaan yang perlu dijawab atau topik yang perlu dieksplorasi lebih lanjut dalam rangka menyelesaikan problem

Hipotheses : Penjelasan sementara atau spekulatif untuk issue tersebut

Key Questions : Pertanyaan-pertanyaan yang dapat memeriksa atau menyelidiki lebih lanjut hipotheses dan mendorong riset primer yang diperlukan untuk menyelesaikan problem

Berikut contoh penggunaan Issue Diagram :

Issue Diagram 2 

Langkah penting dalam mengidentifikasi Issue dengan menggunakan tools Issue Diagram adalah:

  1. Kembangkan daftar yang komprehensif mengenai semua issue yang mungkin terkait dengan problem.
  2. Kurangi daftar diatas dengan mengeliminasi duplikasi dan issue yang overlapping.
  3. Gunakan konsensus, untuk masuk ke dalam “ Daftar Issue utama” (biasanya antara dua sampai 3 issues)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s