Isi sebuah uraian jabatan – Ukuran Kinerja (6)

Setelah adanya tanggungjawab utama dalam uraian jabatan, maka penting untuk melengkapinya dengan wewenang utama. Mengapa demikian? karena kewenangan inilah yang membuat tanggungjawab utama dapat terlaksana dengan baik. Tanpa kewenangan, si pemangku jabatan tidak akan bisa berbuat maksimal sesuai tugas yang dibebankan. 

Beberapa job description, seringkali terjadi pencampuran antara tanggungjawab utama dengan kewenangan. Namun sebaiknya hal ini dipisahkan, untuk memudahkan mana penugasan utama, dan mana kewenangannya.  Contoh kewenangan utama :

  • Mengusulkan rencana kerja serta anggaran pemasaran untuk tahun berjalan
  • Mengusulkan revisi kebijakan prosedur dan instruksi kerja bawahan

Setelah adanya tanggungjawab utama dan kewenangan utama, maka uraian jabatan yang baik dilengkapi dengan ukuran kinerja jabatan (performance indicator). Ukuran kinerja ini mengukur keberhasilan si pemangku jabatan sebagai akibat tanggungjawab utama dan kewenangan utama yang dimilikinya.   

Ukuran kinerja yang dituliskan ke dalam uraian jabatan sebaiknya merupakan ukuran kinerja kunci, agar memudahkan fokus si pemangku jabatan dalam mencapai keberhasilan suksesnya pekerjaan. 

Misal, untuk jabatan IT Security Administrator / Network Security Administrator memiliki tanggungjawab utama  yang sesuai misi jabatan adalah: 

  • Menjaga sistem network dan webserver aman dari gangguan virus, spammer, spyware, hacker, deface dll. 

Sesuai dengan tanggungjawab utama diatas, maka pemangku jabatan diatas memiliki kewenangan utama : 

  • Mendownload dan mengupdate program antivirus, anti spyware/spammer dan tools lainnya yang tepat bagi jaringan web / IT infrastructure. 

Dengan demikian, indikator kinerja kunci bagi jabatan IT Security Administrator / Network Security Administrator adalah :

  • Ketersediaan sistem network yang free dari fault selama periode tertentu 

Terlihat sekali hubungan yang jelas antara tanggungjawab dan wewenang yang dimiliki dengan ukuran kinerja jabatan tersebut. Ini akan memudahkan membuat keterkaitan antara uraian jabatan (job description) dengan sistem pengelolaan kinerja individu (Individual Performance Management System). Tentunya, hanya terkait dengan penugasan utama/ rutin dari jabatan tersebut, sedangkan penugasan yang bersifat assignment / temporary / adhoc, diletakkan dalam perencanaan kinerja individu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s