Langkah 3. Menyiapkan dan membangun infrastruktur berbasis kompetensi (4)

Tahap selanjutnya mengembangkan sistem manajemen berbasis kompetensi adalah dengan menyiapkan dan membangun infrastruktur yang berbasis kompetensi. Pada langkah ini, anda akan melakukan pengubahan dan pengalihan sistem yang ada dengan menulis ulang pada format yang benar-benar berbasis kompetensi.

Berikut adalah sistem yang perlu diubah  :

  1. Job Description. Dari job description yang ada, perlu ditambahkan jenis kompetensi yang penting dan esensial bagi kandidat atau orang yang menduduki jabatan tersebut.  Model yang dibuat disesuaikan dengan kegunaan anda. Apakah mau membedakan berdasarkan model soft dan hard, managerial atau functional atau berdasarkan model core , mastery maupun support.
  2. Iklan Perekrutan karyawan. Baik dalam perekrutan internal maupun eksternal, perlu ada pengubahan dengan menyertakan kebutuhan kompetensi yang dibutuhkan sesuai posisi yang ditawarkan.
  3. Kriteria Seleksi. Setelah adanya kandidat, harus menyertakan kebutuhan kompetensi, baik yang sifatnya wajib maupun diinginkan, didalam kriteria seleksi karyawan. Dapat juga ditambahkan bukti (fact) ataupun kejadian (evidence) sebagai bukti rekaman bahwa yang bersangkutan menunjukkan kompetensi yang dipersyarakatkan dalam kriteria.
  4. Spesifikasi Proyek dan Tugas. Jika di dalam organisasi ada beberapa proyek dan tugas yang harus diselesaikan, maka perlu ada pengubahan dalam kriteria pemilihan dan penyelesaian tugas proyek. Sertakan kompetensi apa yang dibutuhkan sebagai syarat utama untuk keberhasilan penyelesaian proyek sesuai jadwal.
  5. Pelatihan dan Pengembangan. Jenis pelatihan, kursus maupun pengembangan lainnya, haruslah dimasukkan jenis kompetensi apa yang hendak dikembangkan oleh karyawan dan kompetensi apakah yang akan dievaluasi setelah mendapatkan pelatihan/kursus/program pengembangan tersebut.
  6. Penilaian Kinerja Karyawan. Setiap proses penilaian, hendaknya dimasukkan kompetensi apa yang dipersyaratkan agar dapat memenuhi penugasan/tanggungjawab kerja, baik itu tugas baru maupun tugas pokok.
  7. Basis Data Kompetensi / Competency Database. Anda perlu membangun database yang bisa menjangkau dan merekam jejak kompetensi, baik itu kompetensi persyaratan jabatan maupun kompetensi individu karyawan. Anda membutuhkan ini sebagai kebutuhan apakah profil kompetensi individu ataupun unit/departemen/divisi sudah memenuhi kebutuhan kompetensi jabatannya atau organisasi. Sebagai pembantu, anda dapat menggunakan sistem data terintegrasi berbasis sistem informasi SDM (HR Information system) seperti modul Enterprises Resource Planning, ataupun menggunakan perangkat lunak sederhana seperti program database MS Access ataupun aplikasi spreadsheet MS Excel.
  8. Proses Penilaian (Assessment). Disini perlu dibangun proses assessment yang menggunakan kriteria kompetensi dalam mengecek dan memvalidasi individu apakah sudah memiliki jejak kompetensi yang dipersyaratkan. Anda dapat menggunakan internal assessment ataupun external assessment sesuai kebutuhan anda. Jangan lupa untuk memberi pelatihan yang cukup, agar hasil assessment semakin valid dan memenuhi kriteria competency assessment yang benar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s