Tahun 1938, sebuah drama berjudul Pygmalion, ciptaan George Bernard Shaw (1), mengisahkan Professor Higgins yang membantu seorang wanita jalanan bernama Eliza Doolittle untuk menjadi seorang wanita baik dan terhormat. Dengan sikap, cara pandang serta perlakuan professor kepada si wanita sebagaimana layaknya wanita, akhirnya si wanita benar-benar memenuhi harapan sang professor yaitu menjadi wanita terhormat. Cerita [...]
Arsip untuk ‘morale-ethics’ Kategori
Rosenthal Effect, bagaimana keyakinan positif bisa mempengaruhi orang lain
Diposkan dalam Change Management, Culture-values, morale-ethics pada Mei 8, 2012 |
Antara sistem pendidikan, ujian dan etika kita
Diposkan dalam Culture-values, morale-ethics pada Juni 19, 2011 | 2 Komentar »
Ada kisah yang cukup mengharukan akhir-akhir ini. Seorang ibu murid di sekolah yang melaporkan tindakan mencontek massal di SD Gadel, Surabaya (Harian Surya, 10 Juni 2011) justru mendapatkan intimidasi dari rekan-rekan dan guru sekolah. Entah, apa yang ada di pikiran rekan-rekan atau guru sekolah tersebut. Tampaknya memang ada hal ‘penyakit’ sosial yang sudah cukup parah [...]
Tempat kerja terbaik tahun 2011, siapa?
Diposkan dalam Culture-values, morale-ethics, work-life balanced pada Maret 9, 2011 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Kembali Fortune Magazine, di awal tahun 2011, telah memberikan data 100 perusahaan sebagai tempat kerja terbaik (100 best companies to work for) tahun 2011. Di tahun ini, peringkat pertama ternyata masih ditempati oleh SAS, sedangkan Google Inc, masih mempertahankan diri di posisi ke 4. Ada beberapa perubahan yang menarik, untuk peringkat tahun 2011 ini, yaitu [...]
Alasan sebenarnya karyawan keluar
Diposkan dalam morale-ethics, Retention Management, work-life balanced pada November 3, 2010 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Ketika karyawan keluar, bagi perusahaan tentu akan merasakan kehilangan, terutama jika yang keluar adalah karyawan yang memiliki kompetensi atau performa baik. Namun sayangnya , sedikit perusahaan atau organisasi yang menganalisa penyebab karyawan tersebut keluar. Kebanyakan hanya mengandalkan dari hasil exit interview atau wawancara kepada karyawan yang sudah mengajukan surat pengunduran diri.
Figur (teladan) yang hilang….
Diposkan dalam Culture-values, morale-ethics pada Juni 23, 2010 | 5 Komentar »
Ketika penulis masih kuliah di tingkat pertama, semua modul pembelajaran ataupun matrikulasi baik itu berupa untuk mata kuliah ekonomi, matematika, fisika, kimia ternyata semua soal yang diberikan ditulis dengan judul teladan. Agak aneh, karena umumnya soal-soal yang ada diberi judul contoh. Memang, modul pembelajaran yang diberikan sangat memadai. Semua persoalan diberikan secara sistematis, runut dan [...]