Ketika memulai mendirikan perusahaan tahun 1959, Kazuo Inamori hanya bermodalkan sedikit pengetahuan teknologi, tanpa uang, berlokasi di pinggir kota dan ditemani hanya 28 staff. Namun sekarang perusahaannya telah menjelma menjadi perusahaan global penyedia layanan telekomunikasi, keramik industri, panel surya listrik, komponen elektronik, semikonduktor dan penyedia peralatan medis maupun implan dengan pendapatan 12 milyar USD pertahun. [...]
Arsip untuk ‘morale-ethics’ Kategori
Jalan spiritualitas sebagai landasan manajemen dan bisnis
Diposkan dalam Spiritual Based Management, morale-ethics pada September 25, 2009 | Leave a Comment »
Berperilaku sesuai etika bisnis apa pedomannya?
Diposkan dalam Corporate Governance, morale-ethics pada Agustus 25, 2009 | 2 Komentar »
Pernahkah anda merasakan apa yang dilakukan ketika bekerja merasa ragu untuk bertindak, atau berada di area yang sifatnya abu-abu (grey area), ataupun belum ada peraturan yang menjelaskan boleh atau tidaknya melakukan hal tersebut. Boleh jadi sudah mengutak atik segala bentuk kontrak kerja, peraturan kerja, UU namun tetap saja belum menemukan kaidah yang bisa membenarkan atau [...]
Belajar dari Perusahaan tempat kerja terbaik 2009
Diposkan dalam Employee Survey, morale-ethics, work-life balanced pada Agustus 24, 2009 | Leave a Comment »
Ketika Fortune Magazine memberikan data 100 perusahaan sebagai tempat kerja terbaik (100 best companies to work for) tahun 2009, Google tidak lagi menjadi tempat kerja terbaik. Urutan terbaik dipegang oleh perusahaan penyedia dan penyimpanan data NetApp, sedangkan Google berada pada urutan ke 4.
Ukuran tempat kerja terbaik Fortune, berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh Great Place [...]
Inovasi yang menghancurkan…
Diposkan dalam morale-ethics pada Maret 25, 2009 | Leave a Comment »
Earth provide enough to satisfy every man’s needs, but not every man’s greed – Mahatma Gandhi-
Tulisan ini sebenarnya diilhami oleh krisis global yang telah dan sedang berlangsung di dunia tahun 2009, yang tentunya diawali krisis di amerika pada pertengahan 2007 dan terus berlanjut di tahun 2009. Besarnya dampak yang dialami cukup memberi pengaruh besar, sehingga [...]
Belajar dari HAMAS, the most tough organization in the world
Diposkan dalam morale-ethics pada Januari 22, 2009 | 3 Komentar »
Setelah perang selama 22 hari, pasukan pendudukan Israel akhirnya harus mengakui kekuatan dan kegigihan perlawanan dari para pejuang Palestina dan tidak berhasil mengenyahkan Hamas dari Gaza. Bukan hanya itu, dengan segenap keterbatasan persenjataan yang dimiliki, Hamas melalui sayap militernya bahkan mampu memberi pukulan yang telak dengan menewaskan 15 tentara Israel, bahkan menurut sumber sayap militer [...]