Contoh audit SDM sederhana (Simple HR Audit)

 hr audit 2 

Ketika anda melakukan audit SDM, sebenarnya ada beberapa hal yang mesti diketahui yakni kegunaan audit SDM itu sendiri. Ini tergantung dari perspektif dan tujuan audit SDM itu sendiri. Dengan mengetahui tujuan audit, maka pelaksanaan audit dan prosesnya akan menyelaraskan dengan tujuan tersebut.

Beberapa hal yang menjadi tujuan dan kegunaan audit SDM antara lain :

  • Mencari hal-hal yang berpotensi menimbulkan masalah serius di kemudian hari
  • Mencari area yang dapat dilakukan perbaikan dan improvement
  • Sebagai alat dokumentasi untuk merger, akuisisi maupun reorganisasi
  • Untuk mencari tahu seberapa jauh pemenuhan sistem dengan standar, peraturan dan regulasi yang ada. 

Adapun sumber data yang bisa digunakan untuk audit SDM adalah :

  • SOP, aturan dan prosedur yang ada
  • Pimpinan Departemen SDM atau personalia
  • Pimpinan Departemen lain 

Contoh pertanyaan audit yang bisa digunakan dalam Audit SDM. Pertanyaan dasar :

  • Berapa banyak staff karyawan yang mengurusi SDM di organisasi (termasuk pelatihan)?
  • Bagaimana struktur organisasi SDM ?
  • Bagaimana anggaran SDM ? 

Tentang Perekrutan :

  • Bagaimana mencari sumber daya untuk calon karyawan ?
  • Bagaimana calon karyawan dipilih dan diseleksi ?
  • Bagaimana pemenuhan secara aspek hukum tentang perekrutan?
  • Apakah proses yang sama dilakukan untuk semua jabatan dan semua lokasi ?
  • Apakah proses dan prosedur dijalankan dengan konsisten ? 

Tentang kompensasi dan manfaat

  • Apakah ada kebijakan kompensasi untuk setiap tingkatan, misal manajerial, staff dan pekerja?
  • Bagaimana menentukan kebijakan gaji pokok?
  • Apakah sistem pembobotan jabatan digunakan?
  • Apakah uraian jabatan selalu diupdate?
  • Apakah gaji tidak tetap (variable) ada dalam pelaksanaannya?
  • Bagaimana penentuan kenaikan gaji?
  • Apakah gaji dikaitkan dengan sistem penilaian kinerja ?
  • Apakah sistem penggajian sudah mengikuti aturan dan regulasi yang berlaku ?
  • Apakah pemberian tunjangan sudah memenuhi persyaratan yang berlaku ?
  • Apakah proses yang sama dilakukan untuk semua jabatan dan semua lokasi ?
  • Apakah proses dan prosedur dijalankan dengan konsisten ? 

Tentang ketenagakerjaan

  • Bagaimana mengidentifikasi ketrampilan tenagakerja ?
  • Apakah ada isu-isu kritis mengenai suksesi tenaga kerja ?
  • Apakah ada distribusi tenaga kerja yang tidak lazim berdasarkan umur, jenis kelamin dll ?
  • Bagaimana perencanaan tenaga kerja dilakukan ?
  • Bagaimana rencana suksesi untuk pimpinan dilakukan ?
  • Apakah proses yang sama dilakukan untuk semua jabata dan semua lokasi ?
  • Apakah proses dan prosedur dijalankan dengan konsisten ? 

Tentang Pelatihan dan Pengembangan

  • Bagaimana pelatihan diberikan ?
  • Bagaimana program pelatihan dikelola ?
  • Apakah ada staff yang membidangi khusus masalah pelatihan ?
  • Apakah proses yang sama dilakukan untuk semua jabatan dan semua lokasi ?
  • Apakah proses dan prosedur dijalankan dengan konsisten ? 

Tentang Hubungan Industrial

  • Apakah serikat pekerja ada di organisasi ?
  • Apakah persetujuan dan kesepakatan kolektif ada disini ? Kapan kadaluarsanya?
  • Berapa banyak demo yang ada setiap tahun ?
  • Apakah ada demo yang luar biasa ? 

Tentang aspek hukum tenaga kerja

  • Apakah ada proses untuk mengelola isu kesesuaian dengan hukum sesuai yuridiksi yang berlaku?
  • Apakah ada proses litigasi ?
  • Apakah proses yang sama dilakukan untuk semua jabatan dan semua lokasi ?
  • Apakah proses dan prosedur dijalankan dengan konsisten ? 

Tentang sistem informasi dan teknologi SDM

  • Bagaimana data sistem informasi SDM diinstalasikan ?
  • Seberapa update teknologi sistem informasi ?
  • Apakah data dan informasi sudah benar akurat, tepat dan valid ?
  • Apakah ada proses review terhadap teknologi informasi SDM secara periodik ? 

Tentang Strategi SDM

  • Kepada siapa pimpinan SDM tertinggi melapor?
  • Seberapa besar kepedulian top manajemen terhadap isu-isu SDM ?
About these ads

22 responses to “Contoh audit SDM sederhana (Simple HR Audit)

  1. NUR BAITI AZIZAH 0700310004

    menurut saya artikel ini sudah sangat bagus, karena di samping memberikan ilmu pengetahuan tentang audit SDM juga memberikan berbagai pertanyaan yang biasanya ada di benak kita. terima kasih…………………………….. sampai jumpa

  2. Ah kebetulan ada artikel ini..
    Mo tanya, apa dasar untuk batasan umur maksimal bagi pelamar pekerjaan S1 & D3..??
    Apa hanya judgment?? atau perhitungan asuransi? atau career path??
    Kalo memang seperti itu, tolong dong berikan contoh konkritnya… ini penting agar manajemen ketika menentukan ini mempunyai dasar yg kuat…

    Tolong kalo ga sempet balas di blog ini, balas aja lewat email yah … tengkyuuuuu…

    • Mas Gempur,
      Menurut UU no 13/2003, pasal 5 setiap tenaga kerja mendapat kesempatan tanpa diskriminasi dalam memperoleh pekerjaan. Selama tidak mempekerjakan anak dibawah umur, tidak ada batasan dalam umur maksimal bagi pelamar S1/D3. Demikian juga untuk non S1/D3.
      Di beberapa perusahaan yang bagus, spesifikasi lamaran tidak menentukan batas umur, tetapi lebih mengarah kepada kemampuan, kapabilitas dan kompetensi.

      salam,
      TShahindra

  3. Senang sekali membaca ulasan ilmu SDM..semoga berkembang terus terimakah…atas ilmunya…

  4. trims info pengetahuannya tetapi kok masih terlalu umum

  5. euis otih nurhayati

    makasih informasi ini bermanfaat (^_^)

  6. Trimakasih banyak,
    kami sdg merintis usaha kecil ( 15 karyawan).
    Saat ini kami sdg menyusun SOP yg kami gali dari proses bisnis yg sudah biasa dilakukan di tiap-tiap bagian yg ada. kemudian kami buatkan semacam pembobotan dari pelaksanaan SOP tsb. sbg bahan acuan reward & punishmentnya.

    mohon dikoreksi langkah di atas dan bagaimanakah langkah2 yg sederhana dan mudah diterapkan untuk membuat sistem perusahaan kecil sehingga dapat berjalan normal tanpa kehadiran ownernya.
    trimakasih banyak atas perhatiannya.

    • Untuk langkah tersebut, sudah benar. Yang penting sistem itu jalan, dan bisa dipakai acuan untuk penghargaan maupun punishment.
      Agar perusahaan kecil bisa berjalan, paling penting adalah membina dan merekrut karyawan yang terpercaya, jujur dan memiliki integritas.. Kalau belum mengerti, mudah karena bisa diajari. Tapi kalau karyawan anda pintar cuma tidak jujur dan licik, yah bersiap2lah menghadapi yang tak terduga. Mengapa hal ini penting? karena karyawan yang baik, meskipun di sistem yang kurang bagus, maka dia tidak akan macam-macam, malah akan menganjurkan sistem yang lebih baik. Karyawan yang pintar tapi licik, meskipun sistemnya sebagus apapun akan terus mencari kelemahan2, sehingga bisa kongkalikong lah dll.

      Jadi, perhatikan karyawan anda dulu, nanti baru perhatian pada sistem. People first before strategy.

      Ok itu saja, good luck semoga usaha anda berjalan lancar.

      salam hangat,
      tshahindra

  7. terima kasih sebelumnya, atas tulisannya. sebagai orang awam tulisan tsb sudah cukup memberikan informasi. Usul saya .. tulisan tersebut akan lebih bermakna bila dicantumkan sumber pustakanya.

    • Terimakasih buat usulnya,
      Akan dipertimbangkan usulan untuk membuat sumber pustaka atau referensi. Selama ini, karena berupa blog, maka saya hanya mencantumkan link bila pembaca ingin mengetahui sumber aslinya,

      salam hangat,
      tshahindra

  8. Thanks for sharing the knowledge.

  9. siapapun orang yg mau berusaha dan mau mencoba,insya allah semua kan dapat teratasi.di samping itu iringi dengan do,a .atas kehendak yang maha kuasa insya allah ta ada yg mustahil.kecuali bagai mana orang tersebut menggunakan dan menjalan kan nya….Aminn

  10. klo pertanyaan ttg audit penempatan tenaga kerja ada gax ya?

  11. ranu budi setianto

    bisa minta contoh hasil analisis dan SOP buat HRGA gak bos?
    tq

  12. Pak….bisa minta tolong dituangkan juga cara membuat anggaran untuk SDM…seperti contoh : anggaran untuk lembur, upah dlsb. tks.

  13. Kebetulan tempat kerja saya baru memulai menggunakan ISO, dan saya ditugaskan menjadi internal auditor untuk sdm. Trimakasih infonya, sangat membantu sekali bagi saya yang masih pemula…

  14. artikelnya bagus, permisi sy copy ya, trims

  15. Kebetulan saya ada tugas dari kantor pak, minta bantuannya pak untuk membuat KPI
    saya bekerja di sebuah restoran dgn level Supervisor
    Adapun Indikator keberhasilan di job dec saya adalah:
    1. Suasana Kerja komunikatif dan antusias
    2. Staf Produktifity meningkat
    3. Keadaan outlet rapih, bersih, dan indah
    4. Tingkat turnover Karyawan rendah
    5. Peningkatan Jumlah Pengunjung dari waktu ke waktu
    6. Peningkatan jumlah revenue
    7. Menurunnya Jumlah Keluhan dari pelanggan
    Pertanyaan saya bagaimana membuat KPI saya dan ke bawahan saya pak??? trus KPI Description bagaimana???
    Mohon balasannya pak di Email saya sahrulsao@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s