Feeds:
Tulisan
Komentar

shang2Saya seringkali mendapat pertanyaan, berapa upah/penghasilan minimal yang paling pas untuk bekerja?. Ini pertanyaan yang jawabnya susah-susah gampang, karena tingkat kesejahteraan ataupun kepuasan karena upah itu relatif. Ada yang sudah puas dengan gaji sekian juta rupiah, namun ada yang merasa kurang dengan pendapatan yang perbulannya sudah puluhan juta rupiah. Artinya ada beberapa kebutuhan spesifik yang memang tidak bisa dibandingkan satu sama lainnya.

Ketika mencari referensi mengenai UMR, didapat bahwa UMR kita jumlahnya naik dari tahun ketahun. Bisa dilihat pada tulisan tentang UMR dan pekerja, dimana UMR tahun 2009 sudah naik lebih dari 3 kali lipat daripada tahun 2000, namun tetap kesejahteraan pekerja masih belum diperoleh. Secara normatif, pendapatan UMR tahun 2009 bahkan lebih rendah kualitasnya jika dibandingkan pendapatan pekerja tahun 2000, jika menggunakan emas sebagai pembanding. Tidak hanya pekerja, bahkan untuk entry level (S1) saja mengalami penurunan kualitas pendapatan jika dibandingkan pendapatan entry level di tahun 2000 lalu.

Lanjut Baca »

Apache_HelicopterSaat anda berada di suatu lingkungan usaha apakah itu bisnis, organisasi, lembaga sosial masyarakat dan lain-lain, tentunya perlu mengetahui bagaimana bisnis itu beroperasi, apa saja yang mempengaruhi bisnis itu, faktor apa yang paling mempengaruhi operasional kerja organisasi, bagaimana kelangsungan operasional bisnis dll. Terkadang banyak faktor yang berada diluar kendali bisnis itu sendiri, artinya internal organisasi tidak dapat berbuat banyak terhadap faktor tersebut. Padahal pengetahuan terhadap faktor tersebut sangatlah penting terutama ketika hendak mengembangkan bisnis, menambah tenaga kerja atau perencanaan strategi.

Salah satu cara untuk mengetahui suasana makro lingkungan bisnis organisasi adalah dengan melakukan business environment scanning, yakni melihat secara makro seperti halnya helicopter view terhadap keseluruhan faktor yang mempengaruh. Teknik analisa ini dinamakan PEST analysis atau sekarang sudah berkembang menjadi PESTLE analysis.

Lanjut Baca »

evaluationTahap terakhir dari model disain instruksional untuk pembelajaran (learning) adalah tahap evaluasi. Dari namanya, tahap ini dimaksudkan untuk mengetahui seberapa jauh pembelajaran yang dilakukan sudah memberikan manfaat atau memperoleh hasil seperti yang diharapkan.

Dalam model ADDIE, evaluasi dapat dibagi 2 jenis yakni :

Tahap formative : adalah tahap evaluasi yang dilakukan pada proses Analysis, Design, Development dan Implementation. Gunanya untuk mengetahui apakah perlu adanya revisi pada setiap proses, agar tahap pembelajaran bisa dilaksanakan lebih baik.

Tahap summative :merupakan tahap evaluasi yang terdiri dari serangkaian tes pada beberapa kriteria referensi atau acuan untuk hasil akhir dari tahap pembelajaran, guna memperoleh feedback yang lebih baik dari peserta.

Lanjut Baca »

surveyApakah anda merekomendasikan rekan/teman anda untuk bekerja di sini?”

“Apakah anda bangga bekerja disini?”

Pertanyaan diatas, bukanlah sekedar pertanyaan belaka. Namun lebih dari itu, merupakan pertanyaan yang mengandung unsur sebagai “kebanggaan di tempat kerja”, komitmen dan keinginan kuat untuk tetap berada di perusahaan, dalam arti memiliki keterikatan dengan perusahaan. Pada ranah  yang lebih luas, ini cermin adanya kepuasan karyawan pada tempat dia bekerja, sehingga ingin mengajak orang,kenalan atau temannya untuk bekerja di tempat dia berada.

Jika perusahaan dapat mengetahui, tingkat komitmen, kepuasan dan keterikatan karyawan, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhinya,  sudah tentu memberi manfaat yang besar bagi perusahaan.  Apa saja yang bisa manfaat yang bisa diperoleh? Sangat banyak, dan inilah diantaranya :

labirinKetika memulai disain struktur organisasi, ada beberapa elemen yang mesti didefinisikan dengan jelas terlebih dahulu. Keberadaan elemen ini penting bagi struktur organisasi yang baik, karena bila tidak bisa dijelaskan secara detil, akan mengganggu prinsip-prinsip dasar struktur organisasi seperti yang sudah dijelaskan pada tulisan sebelumnya.

Adapun elemen tersebut adalah :

  •  Kejelasan Amanat (Clarity of Mandate)
  •  Kesatuan Tujuan (Unity of Purpose)
  •  Kejelasan Hubungan (Clarity of Relationship)

Lanjut Baca »

Tulisan Sebelumnya »