Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Dalam beberapa minggu terakhir ini, penulis menggunakan berbagai moda transportasi untuk perjalanan ke kantor.  Mulai dari kendaraan pribadi, angkutan umum, busway sampai dengan jalan kaki. Ya, jalan kaki , karena memang kendaraan sudah hampir tidak bergerak dan dari titik itu, jarak hanya tinggal 1 km saja ke tempat kerja. Lebih baik turun dan berjalan kaki menuju tempat kerja, meskipun butuh waktu sekitar 15 menit. Namun jika tetap bertahan pada kendaraan, bisa jadi butuh waktu 1 jam atau lebih.

Memang, akhir-akhir ini kemacetan sudah semakin parah khususnya untuk wilayah jakarta. Sudah lazim jika pegawai sekarang berangkat pukul 5 pagi untuk menghindari kemacetan. Bahkan di beberapa daerah commuter seperti Bekasi, Depok, Tangerang dan Bogor, bisa jadi berangkat lebih pagi lagi. Kualitas kehidupan di jakarta sudah semakin tak memadai.

Lanjut Baca »

     ApakahGambar organisasi atau perusahaan anda berada pada jalur yang benar (on the right track)?

Apakah organisasi anda mengalami kendala dalam mengidentifikasi mana yang sudah berjalan benar atau tidak?

Apakah organisasi anda tidak dapat mengetahui mana yang memiliki potensi membahayakan/potensi melanggar hukum terhadap aspek-aspek pengelolaan SDM?

Kegagalan dalam hal diatas bisa menyebabkan

  • Kekacauan, tidak jelas mana yang perlu perbaikan mana yang sudah baik
  • Aspek tuntutan hukum karena ketiadaan informasi mana bagian yang melanggar mana yang tidak
  • Tidak mengetahui proses atau langkah aksi yang bisa meningkatkan kinerja organisasi anda

Latar Belakang

Saat organisasi didirikan, tentunya dengan tujuan agar tercapai sasaran sang pendiri atau pemilik organisasi. Untuk mencapai sasaran tersebut, maka fungsi-fungsi organisasi haruslah berjalan sesuai dengan kaidah, aturan maupun best practice agar organisasi dapat berjalan secara normal dan meningkat kinerjanya dari waktu ke waktu.

Dalam beberapa hal, agar organisasi tetap berjalan normal, perlu dilakukan peninjauan berkala terkait dengan standar, prosedur, keuangan yang mana hal ini sudah lazim dilakukan pada dunia keuangan. Dengan perkembangan teknologi, sistem, manajemen maupun kebutuhan organisasi, fungsi audit sekarang sudah semakin meluas dan melingkupi hampir semua aspek manajemen. Ada audit keuangan, finansial, Information Technology, Safety, Lingkungan, audit energy dan bahkan SDM/ HR atau Human Capital sendiri termasuk obyek yang dapat diaudit.

Aspek SDM atau Human capital merupakan hal yang terpenting, karena merupakan satu-satunya asset yang bila bisa diperoleh, dipelihara dan diberdayakan secara benar, akan meningkat nilainya dari waktu ke waktu. Karena itu, kegagalan mengidentifikasi potensi resiko yang membahayakan tentang system, proses, kaidah, aturan, prosedur tentang pengelolaan SDM/HR/HC yang umumnya harus ditinjau berulang atau secara periodik, dapat menimbulkan aspek hukum yang serius, dan selain itu akan menimbulkan kerugian yang nyata bagi organisasi.

Dengan demikian, dibutuhkan audit HC management, yang merupakan salah satu cara untuk mengenal sejauh mana proses internal, sistem prosedur organisasi sudah memenuhi aspek keamanan baik secara hukum maupun juga membantu mengidentifikasi bagian SDM yang belum berjalan secara efektif dan efisien.  Hal ini  tidak hanya membantu agar sistem dan prosedur tetap memenuhi persyaratan, namun juga membantu aspek finansial perusahaan agar tetap stabil dan mantap.

Lanjut Baca »

Ini adalah kisah nyata penulis. Pernah, dalam beberapa hari penulis mengalami kesulitan dalam parkir kendaraan, terutama parkir mundur.  Terlebih bila parkir harus dilakukan pada sisi kanan, sehingga seringkali walau mendapat parkir kosong namun bila letak di sebelah kanan, maka hampir pasti dilewatkan, kecuali jika kosong sama sekali tanpa mobil di samping kiri atau kanan. Apa pasalnya? Ya karena kaca spion kanan pecah karena benturan dengan kendaraan lain. Entah karena kacanya yang kurang baik kualitasnya, atau karena hal lain, padahal rumah spionnya masih utuh dan baik. Jika melihat pecahan kaca spion yang ada, memang kaca spion sangat tipis sekali, tebalnya sekitar 2 mm. Mungkin mobil sekarang memang dibuat setipis mungkin, baik body maupun komponennya seperti kaca spion, sehingga bisa menghemat bahan bakar .

Namun meskipun tanpa kaca spion kanan, penulis masih bisa mengemudikan kendaraan dengan baik, tarena pada dasarnya berkendara adalah maju ke depan. Ketiadaan spion kanan, menjadi kendala jika mau belok ke kanan atau parkir mundur sisi kanan, karena keharusan melihat kendaraan di belakang mobil apakah ada yang melaju. Terpaksa sering kali menengok ke belakang secara cepat, untuk selanjutnya kembali melihat ke depan karena jauh lebih penting melihat ke depan.

Lanjut Baca »

Dalam bisnis seperti halnya perlombaan, maka siapa yang paling cepat bergerak dan berubah adalah kombinasi dari pengemudi berbakat dan kendaraan tercepat. Valentino Rossi, juara dunia balap motor tujuh kali, ketika masih bergabung dalam tim Honda memperoleh gelar juara dunia dua kali. Ketika ia direkrut oleh Yamaha tahun 2004, Rossi “The doctor” memberi berbagai masukan kepada tim Yamaha. Hasilnya, Rossi mampu mematahkan keraguan pengamat dengan menjuarai Balap motor GrandPrix sebanyak lima kali bersama tim Yamaha. Contoh ini menunjukkan bahwa pengemudi berbakat lebih penting sebab ia mampu memoles kendaraannya menjadi lebih cepat sehingga memenangi perlombaan.

Meminjam kisah Rossi diatas, talent atau bakat dapat didefiniskan sebagai “ kapabilitas menciptakan nilai yang dihargai dan diakui oleh pemilik kepentingan yakni – pemilik, pimpinan, pelanggan”. Sedemikian besar peran yang dapat disumbangkan oleh karyawan berbakat (talented worker) namun banyak organisasi yang belum mengetahui bagaimana memetakan mereka. Padahal, pemetaan dan pengelolaan talented worker akan berarti jaminan bagi kesuksesan dan keberlangsungan orgnaisasi.

Lanjut Baca »

Apa yang terjadi jika anda memiliki struktur organisasi yang tidak optimal/tidak efektif dan tidak efisien?
 
- Strategi organisasi tidak bisa dieksekusi dengan baik
- Semua sistem susah diaplikasikan
- Biaya organisasi yang tinggi
- Tumpang tindih Pekerjaan
- Tidak ada kerjasama antar unit/fungsi organisasi
- Kekacauan,  tidak jelas tanggung jawab dan peran masing-masing elemen
- Tidak jelas kewenangan
- Saling lempar tanggung jawab
- Program perusahaan selalu timbul tenggelam
- Frustasi
 
ANDA SEMUA PASTI PERNAH MERASAKAN KETIKA BEKERJA DENGAN STRUKTUR YANG KACAU
 
APAPUN SISTEM MANAJEMEN YANG ANDA PAKAI KALAU STRUKTUR ANDA KACAU MAKA AKAN PERCUMA DAN SIA-SIA
 
SEBAGUS APAPUN ORANG YANG ANDA REKRUT TAPI KALAU STRUKTUR ANDA TUMPANG TINDIH, TIDAK JELAS MAKA AKAN PERCUMA DAN SIA-SIA
 

Latar Belakang
Ketika organisasi didirikan, tentunya dengan tujuan agar tercapai sasaran sang pendiri atau pemilik organisasi. Untuk itulah dibutuhkan konfigurasi formal yang merekatkan fungsi-fungsi, peran-peran, tugas maupun tanggungjawab dalam bentuk struktur yang disebut sebagai struktur organisasi.
Namun sayangnya, seringkali pembentukan struktur organisasi, belum sepenuhnya mencerminkan  sasaran maupun visi organisasi. Banyak terjadi mismatch , mislink dengan sasaran awal berdirinya organisasi. Yang lebih parah, sering tidak mencerminkan prinsip-prinsip dasar (basic principle & best practice) struktur organisasi yang baik. Maka sering terjadi seperti yang ada diatas, tiadanya kerjasama, tumpang tindih (overlap) pekerjaan, biaya tinggi, ketidakjelasan pelaporan dan wewenang, bahkan akhirnya dapat menimbulkan frustasi bagi karyawan di dalam organisasi yang kesemuanya  dapat menyebabkan bencana/disaster bagi organisasi .
Untuk itulah, struktur organisasi yang baik merupakan keharusan, sehingga dalam pembentukan struktur organisasi harus melakukan disain organisasi, baik untuk organisasi baru, maupun restrukturisasi, sehingga tercipta struktur organisasi yang optimal, efektif dan efisien, memenuhi prinsip dasar organisasi serta mampu menggerakan seluruh elemen dan fungsi di dalammnya untuk mencapai tujuan organisasi. Dengan training Mendisain Struktur Organisasi, diharapkan peserta mampu mendisain, membuat, merestrukturisasi struktur organisasi yang efektif, tepat dan efisien sehingga struktur yang dibentuk mampu mencapai semua tujuan tersebut diatas.

Tulisan Sebelumnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.